Pertandingan ini berpusat pada umpan silang Middlesbrough dan cara Stoke menjaga kotak penalti. Dalam upaya bangkit, Stoke mampu melancarkan serangan langsung dan mendapatkan tendangan bebas berbahaya, sementara Boro punya hubungan yang jelas antara sisi kiri dan tiang jauh. Kuncinya adalah siapa yang bisa menemukan posisi menerima bola yang menguntungkan sambil tetap menjaga pertahanan di belakang bola.
Morris dan Berhalter menjadi fondasi di tengah bagi Middlesbrough untuk menekan umpan pertama Stoke dan mengalirkan bola ke kedua sayap. Umpan Galbraith kepada Cissé memberi Stoke jalan keluar, sementara umpan McGlynn kepada Wilmot berujung gol sundulan saat melawan Bolton. Kemampuan Morris merebut bola dan duet Phillips–Malanda menjadi alasan terkuat untuk memperkirakan Boro bisa meredam serangan tersebut: lini belakang yang kembali utuh tampil baik menghadapi umpan silang dan tekanan dari jarak dekat melawan Wolves.
Di sisi lain, Conway mengirim umpan yang diselesaikan Lankshear di tiang jauh untuk mencetak gol kemenangan melawan Wolves. Lankshear juga menuntaskan umpan silang ke tiang jauh saat melawan Millwall. Pola menerima bola yang berulang itu mengarah ke masalah khusus Stoke. Cardiff berulang kali menemukan Colwill lewat umpan silang, termasuk untuk sundulan tanpa kawalan, meski Stoke saat itu bermain dengan tim lengkap. Aksi membawa bola Cozier-Duberry juga bisa memaksa pertahanan Middlesbrough bergeser.
Skorsing Talovierov mengubah susunan lini belakang Stoke. Lawal sudah kembali dan sempat tampil sebagai pemain pengganti, sehingga ia berpeluang menggantikannya, meski susunan pastinya belum dikonfirmasi. Absennya Jones, Pukstas, dan Strelec membatasi pilihan Middlesbrough, tetapi kombinasi starter yang digunakan saat melawan Wolves tetap tersedia.
Kami memperkirakan Middlesbrough akan menekan sejak awal, mengalirkan bola melalui tengah, lalu membuat Stoke bertahan menghadapi umpan silang dari kedua sisi. Cara Hellberg memasukkan bek tambahan saat unggul melawan Wolves juga menunjukkan langkah praktis untuk menjaga keunggulan. Kami kini lebih mempertimbangkan performa pertahanan Boro belakangan ini dan suplai bola berulang ke tiang jauh dibandingkan dalam analisis awal. Karena itu, kami memilih Middlesbrough untuk menang.