Bentuk serangan Henan bisa membuat bola tetap berada di sekitar kotak penalti Tianjin, dengan Nazário yang menyuplai Gustavo serta para pemain sayap yang mengirimkan umpan silang. Tianjin telah menunjukkan kemampuan mereka bertahan di area sendiri dan mengubah sapuan bola menjadi serangan langsung lewat sisi sayap. Sapuan pertama dan umpan berikutnya bakal menentukan jalannya duel ini. Jumlah tembakan Henan saja tidak menjamin siapa yang memegang kendali dalam situasi-situasi tersebut.
Umpan-umpan Nazário dan bola-bola silang Henan ditujukan kepada Gustavo, sementara Congyao Yin juga sempat mencetak gol lewat sundulan di laga sebelumnya. Barisan pertahanan Tianjin yang digalang Córdoba, Wang Xianjun, dan Xie Weijun sukses menyapu bahaya saat bertandang ke Chengdu, lalu Córdoba melepaskan umpan kepada Sun Mingqian yang kemudian diselesaikan menjadi gol oleh Quiles. Pada pertemuan mereka sebelumnya, sapuan bola yang ceroboh dari Tianjin berujung pada gol Gustavo, sebelum Quiles membalasnya lewat tendangan bebas.
Nazário bermain penuh saat melawan Shenzhen. Sun dan Yan bermain sepanjang pertandingan Tianjin kontra Chengdu, Barton masuk sebagai pemain pengganti, dan Wang Qiuming sudah kembali mengikuti sesi latihan tim setelah cedera wajah. Peran mereka belakangan ini krusial untuk perlindungan area tengah Tianjin serta alur serangan dari sisi kiri.
Henan diperkirakan akan menguji kotak penalti lawan sejak awal dan berusaha merebut bola kedua. Tianjin bisa menyapu bola melalui Córdoba atau lini tengah, mengirimkannya ke Sun di belakang sisi sayap Henan yang naik membantu serangan, lalu melibatkan Quiles dalam skema tersebut. Kebobolan cepat yang dialami Henan saat menghadapi sepuluh pemain Shenzhen memperlihatkan bagaimana keunggulan mereka bisa langsung dibalas. Karena itulah saya menjagokan Tianjin untuk terhindar dari kekalahan.