Freiburg vs Bayern Munich terlihat seperti kemenangan tandang yang biasa saja, tetapi cara Bayern memastikan kemenangan ini lebih menarik. Bayern unggul dua gol saat turun minum, lewat Upamecano yang menyambut assist Olise dan Gnabry yang menuntaskan umpan silang Nathaniel Brown. Setelah itu, Freiburg terus mengejar pada babak kedua dengan hanya menguasai 44% bola. Satu-satunya gol mereka datang dari gol bunuh diri Tom Bischof di menit-menit akhir, lalu Olise menambah gol ketiga pada menit kelima injury time.
Kedua tim sama-sama melepaskan 17 tembakan, tetapi kualitas peluangnya berbeda. Catatan kami menunjukkan Freiburg hanya mencatatkan 5 tembakan tepat sasaran dan 7 tembakannya diblok, sedangkan Bayern punya 9 tembakan tepat sasaran dan 13 tembakan dari dalam kotak penalti. Selisih expected goals (2,99 berbanding 1,05) menunjukkan skor akhir ini memang adil.
Yang akan kami cermati ke depan adalah jadwalnya. Ini laga ketiga Bayern dalam waktu kurang dari sepuluh hari, setelah menghadapi Leipzig dan Arsenal. Berikutnya ada Magdeburg di piala dan Dortmund di liga. Mereka juga melakukan pergantian pemain di lini depan pada menit-menit akhir (Saibari menggantikan Gnabry, Karl menggantikan Ito), yang tampaknya menjadi cara mengatur menit bermain. Pertanyaannya: apakah Bayern tetap bisa menang dengan memimpin lebih awal dan mengendalikan laga saat Dortmund membuat mereka harus mengejar untuk pertama kalinya?
Sumber: catatan pertandingan kami untuk Freiburg vs Bayern (statistik akhir dan kejadian pertandingan) serta data jadwal Bayern.