Rekor kandang Vitória cukup kuat, tetapi belakangan serangan mereka terlihat kurang meyakinkan. Saat menghadapi Cruzeiro, umpan-umpan panjang dan umpan silang jarang mampu menciptakan tekanan berkelanjutan. Lini tengah juga kehilangan bentuk setelah Caíque Gonçalves ditarik keluar. Chapecoense pun sedang kesulitan, tetapi tusukan langsung mereka bisa menjadi jalan untuk mengancam di laga ini. Saya memperkirakan pertandingan akan lebih ketat daripada yang ditunjukkan posisi kedua tim di klasemen.
Satu-satunya gol Vitória saat melawan Cruzeiro lahir dari momen langka ketika mereka sabar mengalirkan bola, sebelum Matheuzinho mengirim umpan kepada Renê. Vitória melepaskan banyak tembakan, tetapi peluang berbahaya mereka sedikit, sementara Cruzeiro punya ruang untuk menyerang setelah jeda. Jair Ventura mengatakan cedera telah mengganggu koneksi antarpemainnya; Baralhas dan Ramon masih absen di laga ini.
Hasil imbang Chapecoense di markas Atlético-MG bukanlah bukti bahwa mereka mampu mengendalikan permainan. Atlético mendapat jauh lebih banyak peluang, tetapi pergerakan Dudu dan umpannya kepada Túlio Eduardo menunjukkan bagaimana Chapecoense bisa maju tanpa harus lama menguasai bola. Cara itu bisa berguna saat menghadapi Vitória yang masih berusaha beradaptasi dengan perubahan di lini tengah dan pertahanan.