Dua tim unggulan, dua tanda tanya yang sangat berbeda. Atletico saat melakoni laga tandang selalu menang dengan skor tipis, dan pekan ini mereka kehilangan duet lini tengah yang biasa mengatur keunggulan. Watford saat bertandang hampir tak pernah menciptakan peluang, dan kini mereka harus melawat tanpa dua penyerangnya. Satu laga diprediksi berlangsung ketat, sementara laga lainnya berpotensi terbuka begitu gol pertama tercipta.
Pertama, Levante (Spain) vs Atletico. Kemenangan tandang liga Atletico belakangan ini diraih lewat skor tipis 1-0 berkat gol menit ke-89 di markas Espanyol dan 2-1 di kandang Alaves, ditambah hasil imbang di markas Stuttgart pada ajang Eropa. Permainan mereka di babak pertama cenderung lambat. Satu-satunya kemenangan bersih dengan margin dua gol dalam rangkaian ini terjadi di kandang sendiri saat menghadapi sepuluh pemain.
Absennya pemain di lini tengah menjadi faktor pengubah keadaan. Koke dan Johnny Cardoso sama-sama absen, sehingga Hjulmand kembali tampil mendampingi Barrios atau Llorente, duet yang memiliki kontrol posisi lebih lemah. Area itulah yang kerap dieksploitasi serangan balik Levante lewat Brugue, Ivan Romero, dan Thiago Fernandez. Levante sukses mencetak tiga gol di masing-masing dari dua laga kandang liga terakhir mereka, sedangkan Atletico telah kebobolan tujuh gol dalam enam laga tandang.
Peluang nyata Atletico untuk mencetak gol kedua biasanya datang dari bangku cadangan: Lookman dan Sorloth di sekitar menit ke-60 saat lawan mulai kelelahan. Namun mengingat laga kontra Bayern menanti tiga hari berselang, Simeone lebih berpeluang menjaga keunggulan satu gol ketimbang memburu gol kedua. Saya memperkirakan Atletico akan mendominasi penguasaan bola, babak pertama berlangsung alot, dan pertandingan berakhir dengan selisih tak lebih dari satu gol. Karena itulah saya memegang Levante untuk menjaga laga tetap ketat.
Beralih ke Norwich vs Watford. Lini serang tandang Watford merupakan unit paling tumpul di lapangan: hanya satu gol dari lima laga tandang, dan empat tembakan nyaris tanpa expected goals di markas Wolves. Kini Antonio dan Baah juga absen, menyisakan Kjerrumgaard, Vata, Maamma, serta Doumbia.
Pertahanan tandang Watford juga gampang dibombardir dan sering kebobolan beruntun dalam waktu singkat. Mereka menghadapi 24 dan 22 tembakan pada dua laga tandang terakhir, tertinggal empat gol saat turun minum di markas Cardiff, dan kebobolan tiga gol dalam 25 menit saat bersua Burnley. Sektor kanan mereka darurat seiring absennya Ngakia dan Coulibaly, sehingga seorang winger diprediksi mengisi posisi wing-back. Di situlah umpan-umpan silang dari sisi kiri Norwich yang ditujukan kepada Kvistgaarden bakal leluasa masuk.
Norwich akan menguasai bola menghadapi formasi lima bek, dan gol pertama menjadi kuncinya. Begitu Watford dipaksa mengejar ketertinggalan, lini serang mereka tak punya daya gedor untuk membalas, ditambah mayoritas kemenangan Norwich musim ini diraih dengan selisih dua gol atau lebih. Karena itulah saya memegang Norwich untuk menang meyakinkan.