Tekanan Newcastle akan berhadapan dengan lini serang Aston Villa yang telah membuktikan betapa cepatnya perebutan bola di lini tengah bisa berubah menjadi peluang emas bagi Jackson. Pertarungan kuncinya ada pada umpan pertama serta dukungan di sekitarnya, dengan Barnes dan Hall menjadi tumpuan respons terbaik Newcastle. Sementara itu, Red Star dan Saint-Etienne sama-sama membawa koneksi serangan yang sedang berjalan baik ke laga ini, di mana catatan pertahanan terakhir kedua tim kurang mencerminkan banyaknya peluang lawan yang berujung kebobolan.
Newcastle terus kehilangan penguasaan bola di area tengah saat bertandang ke Coventry, meski Nico bermain penuh dan Joelinton ikut turun bertanding. Perebutan bola oleh Kamara yang dilanjutkan dengan umpan kepada Jackson berbuah gol ke gawang Fenerbahce, sementara Manzambi dan McGinn rajin memberikan tusukan dari lini kedua. Hal tersebut memberi Villa cara menyerang yang sangat jelas sebelum bek tengah Newcastle sempat merapikan posisi.
Peluang kembalinya Joelinton sebagai starter menambah daya jelajah dan kekuatan fisik, meski menit bermainnya masih dibatasi menurut keterangan klub. Villa sendiri masih belum diperkuat Onana, Maatsen, serta Ruggeri, dan kondisi Barkley masih perlu dipantau setelah tampil di kompetisi Eropa. Gomes menjadi opsi pengganti di lini tengah yang baru-baru ini dimainkan setelah turun sejak awal kontra Brentford dan bermain sebentar di laga Eropa; Buendia tidak diturunkan pada pertandingan itu. Saya memperkirakan Newcastle bakal langsung menaikkan tempo di awal, sementara Villa akan mengincar perebutan bola dan kombinasi umpan ke depan. Karena itulah saya memegang Aston Villa untuk menang, dengan opsi hasil imbang tetap terlindungi (draw no bet).
Di Stade Bauer, gol-gol Red Star saat bertandang ke markas Clermont lewat kombinasi Renel-ke-Ikanga serta Ikanga-ke-Durand menegaskan alur kerja sama di balik produktivitas serangan mereka belakangan ini. Laga kandang mereka kontra Metz juga menghasilkan 19 tembakan dengan 7 tepat sasaran. Saint-Etienne memiliki suplai serangan tersendiri lewat Breum dan Boakye, dengan Ballo serta Cardona sebagai target tambahan; Breum mengkreasikan kedua gol saat melawan Rodez, laga di mana Saint-Etienne masih membiarkan lawan melepaskan 7 tembakan dari dalam kotak penalti.
Pemain Red Star yang absen kali ini memang sudah tidak masuk skuad saat melawan Clermont, sehingga keutuhan lini serang yang tampil apik di laga tersebut tetap terjaga. Saint-Etienne kehilangan Larsonneur, meski Le Cardinal dan Davitashvili dilaporkan sudah siap kembali merumput. Ndiaye diperkirakan mengisi pos penjaga gawang dan kembalinya Le Cardinal menambah opsi bek tengah senior. Alasan kuat bertaruh pada lini serang didasarkan pada koneksi bermain yang tetap terjaga serta konsistensi kedua tim menembus kotak penalti belakangan ini.
Saya memperkirakan menit-menit awal bakal menguji kemampuan operan kedua tim saat ditekan, disusul peluang bagi para pemain depan yang menerima bola di belakang garis tekanan. Red Star merespons gol penyeimbang Clermont dengan mencetak gol-gol tambahan, sementara keunggulan tandang Saint-Etienne di Dunkerque dan Metz baru-baru ini justru terkejar atau sirna. Karena alasan tersebut, saya memilih bertaruh untuk terciptanya banyak gol dalam duel antara Red Star vs Saint-Etienne.