Semifinal ini bergeser ke Jamsil saat LG membutuhkan respons balasan dan KIA unggul dalam seri ini. Peluang LG berawal dari memaksimalkan keunggulan power yang sudah mereka kenal menjadi run di awal laga. KIA sendiri mampu mencetak run lewat home run maupun rangkaian hit beruntun dalam dua game pertama. Inning-inning tengah akan menguji bagaimana masing-masing manajer beralih dari pitcher starter ke jajaran relief mereka.
LG mengandalkan Carrasco setelah start kuatnya di babak wild-card, yang memberi bullpen mereka kesempatan mendapatkan tugas lebih singkat dibandingkan game sebelumnya. KIA memiliki lebih banyak cara untuk mengantisipasi penampilan Shirakawa yang mungkin singkat: dua starter pertama mereka mampu bermain cukup dalam, membuat beberapa long reliever belum terpakai, dan pembagian peran di akhir game mereka sudah terbentuk jelas.
Matchup batter mengarah ke situasi yang berbeda. Austin dan Park Dong-won pernah merepotkan Shirakawa, dan LG bisa menyerangnya sejak awal. KIA juga pernah menjebol Carrasco sebelumnya, dengan Park Jae-hyeon yang membuka jalan sebelum Castro, Na Sung-bum, dan Kim Sun-bin. Dua game pertama KIA memperlihatkan jalur skor melalui home run serta rentetan hit yang saling terhubung.
Susunan batting order terakhir menampilkan para pendulang run utama KIA dalam posisi siap tempur. Shin Min-jae tidak bermain sejak awal di game LG sebelumnya akibat masalah hamstring, sementara Son Ju-young kembali melempar satu inning relief setelah sempat mengalami masalah leher. LG memakai beberapa reliever di game tersebut; start yang lebih panjang dari pitcher KIA menjaga opsi inning tengah mereka tetap segar, meski Jeon Sang-hyeon sudah melewati laga penutup yang menuntut fisik.
LG seharusnya menekan Shirakawa sejak awal, lalu keseimbangan laga beralih ke bagaimana KIA mengatasi inning-inning tengah dan apakah deretan pemukul papan atas mereka bisa menghadapi Carrasco untuk kedua atau ketiga kalinya. KIA memiliki cara untuk menciptakan pelari di base dan mengonversinya menjadi angka sebelum menyerahkan pertandingan ke rangkaian relief yang sudah mapan. Karena itulah saya memegang Kia Tigers di laga tandang ini.