Pertandingan ini akan ditentukan oleh kemampuan Beijing untuk terus mengirim bola kepada Fabio, sementara Buriram memasok para penyerangnya lewat sayap dan memanfaatkan bola kedua. Buriram sudah menunjukkan umpan silang dari sisi lapangan maupun umpan cepat ke Schimmer. Beijing juga mampu menciptakan peluang lewat perebutan bola di area tinggi, umpan silang, dan bola liar di kotak penalti. Fase awal penguasaan bola bisa menentukan kelanjutan serangan.
Umpan dari sisi kanan Buriram mengarah ke Bissoli dan Schimmer saat menghadapi Borneo. Tembakan dari sisi lapangan yang ditepis kiper juga memberi Schimmer peluang mencetak gol penyama kedudukan melawan Rayong. Schimmer bahkan menerima umpan langsung untuk mencetak gol saat menghadapi Johor. Dalam laga tandang terakhir ke Shanghai Port, Beijing hanya melepaskan lima tembakan karena tuan rumah menguasai wilayah permainan dan terus merepotkan lini belakang mereka.
Fabio tetap menjadi tumpuan Beijing, tetapi pelatih Nick Montgomery mengatakan Zhang Yuning dan Uroš Spajić kemungkinan diistirahatkan setelah keduanya tampil sebagai starter melawan Qingdao. Zhang mengirim umpan kepada Fabio dalam laga itu, sementara Spajić menjaga area tengah. Dalam susunan pemain Buriram belakangan ini ada Bissoli, Schimmer, serta kiper Neil Etheridge, yang melakukan penyelamatan penalti penting saat menghadapi Johor.
Kami memperkirakan Buriram akan menekan dari sisi sayap dan mengamankan bola kedua, sementara Beijing mencari Fabio lewat barisan pendukung yang berubah. Dengan cara itu, Buriram punya peluang untuk terus membuat Beijing bertahan dan menciptakan lebih banyak peluang berulang. Karena itu, kami memilih Buriram menang.