[Ligue 1 Prancis 2026/27] Analisis dan pratinjau Troyes AC vs Olympique de Marseille Kick-off: 12 Oktober pukul 01.45 WIB
Troyes AC dan Olympique de Marseille akan bertemu pada pekan keenam Ligue 1 Prancis di Stade de l’Aube, 12 Oktober pukul 01.45 WIB. Setelah lima pekan, Troyes AC berada di posisi ke-16, sementara Olympique de Marseille di posisi ke-17. Keduanya ingin mengakhiri rentetan kekalahan, tetapi tekanan yang dihadapi berbeda: Troyes AC baru promosi, sedangkan Olympique de Marseille tampil di bawah harapan sejak awal musim.
1. Gambaran pertandingan dan kondisi kedua tim
Lima pertandingan liga Posisi dan poin: Troyes AC di posisi ke-16 dengan 4 poin / Olympique de Marseille di posisi ke-17 dengan 3 poin Rekor: Troyes AC 1 menang, 1 imbang, 3 kalah / Olympique de Marseille 1 menang, 4 kalah Gol dan kebobolan: Troyes AC 4-11 / Olympique de Marseille 7-8 Rentetan kekalahan di liga saat ini: Troyes AC 3 pertandingan / Olympique de Marseille 4 pertandingan
Troyes AC promosi setelah menjuarai Ligue 2 musim lalu. Musim ini mereka bermain imbang 0-0 dengan Paris FC dan menang 2-1 di markas Lorient, tetapi kalah 2-6 dari Strasbourg serta masing-masing 0-2 dari Lille dan Angers. Mereka kebobolan 10 gol dalam tiga laga terakhir dan gagal mencetak gol dalam dua laga terakhir. Saat melawan Lille dan Angers, Troyes AC mampu membangun serangan di wilayah lawan, tetapi tidak mendapat hasil di depan gawang. Mereka melepaskan 17 tembakan dan mendapat 10 sepak pojok saat menghadapi Angers, namun tetap gagal mencetak gol. Ini menunjukkan bahwa banyaknya serangan belum tentu diikuti peluang berkualitas.
Olympique de Marseille kalah dalam empat laga liga beruntun setelah membuka era pelatih Bruno Genesio dengan kemenangan 4-0 atas Strasbourg. Jika kekalahan tandang dari Besiktas di Liga Europa ikut dihitung, mereka sudah menelan lima kekalahan beruntun di semua kompetisi. Namun, empat kekalahan di liga itu datang dari Monaco, Paris FC, Stade Rennais, dan Paris Saint-Germain, yang semuanya berada di enam besar setelah pekan kelima. Troyes AC juga menelan tiga kekalahan beruntun terakhirnya dari tim-tim papan tengah ke atas. Karena itu, posisi dan rentetan kekalahan saat ini saja belum cukup untuk menilai perbedaan kekuatan kedua tim.
Marseille juga menunjukkan masalah dalam permainan. Menurut data Goal.com pada 7 Oktober, rata-rata penguasaan bola mereka di lima laga liga mencapai 56,5%, tetapi xGA mereka merupakan yang tertinggi di liga, yakni 12,17. Mereka kebobolan 8 gol. Ada kesenjangan antara kemampuan menguasai bola dan membawa permainan ke wilayah lawan dengan kemampuan menghentikan serangan lawan setelah kehilangan bola. Sementara itu, menurut pusat data, xG Troyes AC saat melawan Paris FC dan Lille masing-masing hanya 0,38. Angka ini tidak menggambarkan seluruh kemampuan menyerang mereka musim ini, tetapi sejalan dengan permainan dalam dua laga tersebut, ketika tembakan yang dilepaskan tidak banyak menghasilkan peluang berbahaya.
Catatan tandang juga membuat kami perlu berhati-hati dalam menilai keunggulan Marseille. Mereka hanya mencetak 4 gol dalam delapan laga tandang resmi terakhir, dan belum mencetak gol dalam dua laga tandang liga musim ini, melawan Monaco dan Stade Rennais. Namun, lima dari delapan laga tandang itu dimainkan musim lalu bersama pelatih sebelumnya. Tiga laga tandang di bawah Genesio belum cukup untuk memastikan seperti apa daya serang mereka saat ini. Troyes AC juga merupakan tim papan bawah pertama yang mereka hadapi di laga tandang musim ini.
Kedua tim akan menghadapi perubahan penting dalam susunan pemain. Pierre-Emile Højbjerg absen untuk Marseille karena cedera paha. Posisi yang biasanya ia gunakan untuk memutus serangan lawan dan mengirim umpan progresif kemungkinan akan diisi Tochukwu Nnadi, yang baru bermain 43 menit musim ini. Kapten Timothy Weah juga tidak bisa tampil sebagai bek kanan karena menjalani hukuman kartu merah. Kandidat penggantinya adalah Ulisses Garcia, yang posisi utamanya bek kiri, dan Kelyann Bezahaf, yang belum pernah menjadi starter di liga. Penyerang Amine Gouiri mengalami cedera paha saat bersama tim nasional, tetapi sudah menyelesaikan latihan penuh dan pelatih menyatakan ia bisa bermain. Namun, belum dipastikan apakah ia akan menjadi starter.
Troyes AC akan kehilangan bek kiri Anis Ouzenadji serta bek sayap Ismaël Boura dan Yvann Titi. Ouzenadji telah bermain 424 menit musim ini dan mengirim umpan silang yang mengawali gol pembuka Troyes AC saat melawan Strasbourg. Susunan yang diperkirakan akan tampil adalah L. Maronnier di kanan dan Noah Donkor di kiri. Keduanya masing-masing telah bermain 239 dan 129 menit musim ini. Merwan Ifnaoui, pemain sayap yang baru pulih dari cedera, kembali masuk daftar pemain, tetapi belum jelas apakah ia akan langsung menjadi starter.
Kedua pelatih kemungkinan akan mempertahankan pendekatan dasar mereka. Troyes AC asuhan Stephane Dumont diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1 dan mencoba menekan tinggi. Jika unggul, mereka bisa menurunkan blok pertahanan seperti saat menghadapi Lorient. Meski sedang kalah beruntun, Genesio mengatakan Marseille tidak akan mengubah pendekatan yang mengutamakan penguasaan bola dan tekanan ke depan. Kedua tim sama-sama mendapat jeda sekitar tiga pekan, tetapi Marseille akan menghadapi Olympiacos di Liga Europa empat hari kemudian. Troyes AC tidak memiliki pertandingan tengah pekan.
Marseille unggul dalam rekor pertemuan. Menurut Le Méridional pada 10 Oktober, sejak 2000 kedua tim telah bertemu 20 kali, dengan Marseille menang 11 kali, imbang 6 kali, dan kalah 3 kali. Marseille juga memenangi kedua pertemuan pada musim 2022/23. Namun, pelatih dan pemain kedua tim saat itu berbeda dari sekarang. Catatan tersebut punya batas sebagai acuan untuk menjelaskan pola serangan atau respons pertahanan dalam laga kali ini.
2. Analisis pertarungan
Pada awal laga, tekanan tinggi Troyes AC akan langsung berhadapan dengan upaya Marseille membangun serangan dari lini belakang. Saat tandang ke Angers, Troyes AC langsung maju ke wilayah lawan sejak kick-off dan berusaha memutus aliran bola menuju para penyerang. Marseille kesulitan membawa bola keluar dari belakang ketika mendapat tekanan kuat selama sekitar 20 menit pertama di markas Besiktas. Kali ini mereka kehilangan Højbjerg, sementara Nnadi, salah satu kandidat penggantinya, minim menit bermain setelah cedera. Jika Troyes AC menekan saat bola mengarah ke Nnadi atau Himad Abdelli, mereka bisa mendapat peluang merebut bola di tengah wilayah pertahanan Marseille.
Tantangan yang lebih sulit bagi Troyes AC adalah memanfaatkan bola yang berhasil direbut. Saat menghadapi Angers, tekanan dan banyaknya tembakan tidak berujung gol. Melawan Lille, bek tengah lawan mampu mengatasi umpan langsung dan umpan silang yang ditujukan kepada Jérémy Le Douaron, sementara xG dari permainan terbuka hanya 0,09. Jika Antoine Mille menyelinap ke kotak penalti dan mendapat ruang untuk menembak dari jarak dekat segera setelah bola direbut di tengah, peluang itu bisa lebih berbahaya daripada serangan Troyes AC yang mengandalkan umpan silang. Namun, keberhasilan menekan saja tidak menjamin mereka akan mampu menuntaskan peluang seperti itu.
Jika Marseille mampu melewati tekanan, pertarungan akan bergeser ke wilayah pertahanan Troyes AC. Setelah gelandang bertahan Troyes AC maju, Gouiri bisa menerima bola di belakangnya dan membantu Marseille melancarkan serangan cepat dari sayap. Saat menghadapi Paris Saint-Germain, Marseille menyamakan kedudukan lewat serangan yang dimulai dengan merebut bola dan melaju melalui Gouiri. Dumont menyebut pengelolaan ruang di belakang pertahanan sebagai masalah setelah laga melawan Lille. Karena itu, kemampuan Troyes AC menjaga jarak antara pemain yang maju menekan dan bek tengah akan menjadi faktor penting.
Serangan Marseille dari sisi kiri menjadi jalur mencetak gol yang paling langsung. Igor Paixão belum pasti bisa bermain, tetapi Marseille masih bisa menempatkan pemain menyerang di sisi kiri, tempat Emerson Palmieri kerap maju. Di sisi seberang, Troyes AC diperkirakan mengandalkan Maronnier di kanan. Ia ditarik keluar saat jeda melawan Lille karena kondisi fisik. Saat menghadapi Angers, Troyes AC gagal mengantisipasi umpan silang dari sisi kiri, lalu juga kehilangan jejak Peter di tiang jauh saat ia mencetak gol lewat sundulan. Ketika Marseille mengirim umpan silang dari kiri, Troyes AC harus menjaga area tengah sekaligus pemain lawan yang masuk di tiang jauh.
Troyes AC juga bisa menyerang sisi kanan Marseille yang akan kehilangan Weah. Stade Rennais menciptakan gol penentu lewat sisi itu pada babak kedua. Kali ini Garcia atau Bezahaf mungkin akan mengisi posisi bek kanan, sementara Troyes AC dapat mencoba mengirim umpan silang dari sisi tersebut melalui H. Picard atau Timothé Nkada. Namun, pendekatan mengirim bola tinggi kepada Le Douaron kurang efektif saat melawan Lille. Meski mampu maju di sayap, Troyes AC perlu memperbaiki posisi umpan silang dan pergerakan Mille ke kotak penalti agar kualitas peluang mereka meningkat.
Bola mati menjadi jalur lain bagi Troyes AC untuk menciptakan peluang. Dari xG 0,38 saat melawan Lille, sebanyak 0,29 berasal dari bola mati. Saat menghadapi Angers, sundulan Le Douaron di tiang dekat juga sempat ditepis kiper. Marseille kebobolan dari sepak pojok saat melawan Besiktas, tetapi bek yang menjadi andalan mereka di liga, Nayef Aguerd, tidak menjadi starter dalam laga itu. Troyes AC mungkin kembali mendapat sepak pojok hari ini, tetapi belum cukup alasan untuk menyimpulkan bahwa kebobolan serupa akan terulang.
Gol pertama bisa mengubah pilihan kedua tim secara signifikan. Jika Troyes AC unggul lebih dulu, mereka bisa bertahan dengan blok yang rapat seperti saat menghadapi Lorient dan membiarkan Marseille lebih banyak menyerang. Marseille belum mencetak gol dalam laga tandang liga musim ini. Sebaliknya, jika Marseille lebih dulu mencetak gol, Troyes AC harus maju untuk menyerang. Dalam dua laga melawan Lille dan Angers, mereka kebobolan lebih dulu, gagal mencetak gol, lalu kembali kebobolan. Kali ini mereka juga diperkirakan mengandalkan pemain pengganti di sisi pertahanan. Meski begitu, kami tidak bisa menganggap Marseille akan menutup laga dengan aman jika sudah unggul. Genesio mengakui bahwa jarak antarpemain dan performa tim kerap memburuk seiring berjalannya pertandingan. Troyes AC bisa mendapat sepak pojok atau memasukkan Ifnaoui untuk mencari gol balasan.
3. Prediksi akhir dan kesimpulan
Prediksi skor: Troyes AC 1-2 atau 0-2 Marseille. Troyes AC mungkin akan merepotkan lini tengah Marseille lewat tekanan tinggi pada awal laga, tetapi skenario yang lebih mungkin adalah Marseille berhasil melewati tekanan tersebut dan mengalirkan bola ke sisi kiri serta Gouiri. Jika Marseille mencetak gol lebih dulu lalu Troyes AC maju, mereka akan mendapat kesempatan untuk menambah gol. Pada babak kedua, jarak antarpemain Marseille bisa kembali melebar dan Troyes AC mungkin mencetak satu gol dari sepak pojok, sehingga skor menjadi 1-2. Namun, jika Aguerd dan Conrad Jaden Egan-Riley mampu mengatasi bola-bola udara yang diarahkan kepada Le Douaron, laga bisa berakhir 0-2.
Penilaian ini mempertimbangkan perbedaan dalam penyelesaian akhir kedua tim. Troyes AC belum mampu mengubah peluang setelah merebut bola lewat tekanan menjadi gol, sedangkan Marseille memiliki Gouiri untuk menuntaskan serangan dari sayap. Kekosongan di pertahanan sayap Troyes AC berhadapan langsung dengan serangan kiri Marseille. Selain itu, Troyes AC kembali kebobolan saat harus maju menyerang setelah kemasukan lebih dulu dalam beberapa laga terakhir. Karena catatan gol tandang Marseille dan masalah pertahanan mereka pada babak kedua, kami memperkirakan kemenangan mereka tidak akan diraih dengan selisih besar.
Pasaran juga mengunggulkan Marseille dengan mempertimbangkan komposisi pemain dan catatan kebobolan Troyes AC. Kami sejalan dengan arah prediksi tersebut, tetapi alasan yang kami soroti hari ini adalah posisi yang harus diisi pemain pengganti di kedua tim. Tekanan Troyes AC bisa menyasar Nnadi, sementara serangan kiri Marseille bisa mengincar Maronnier. Kedua situasi itu bisa saling mengimbangi, tetapi Marseille sedikit lebih berpeluang mengubah tembakan menjadi gol. Prediksi ini bisa berubah jika Troyes AC berulang kali merebut bola dari Nnadi dan Abdelli pada awal laga atau lebih dulu mencetak gol lewat bola mati. Dalam kondisi itu, Marseille harus kembali mencari solusi atas masalah mencetak gol yang mereka alami saat tandang, kali ini melawan Troyes AC yang bertahan lebih dalam.