Tasmania sempat kembali memimpin atas Sydney setelah tampil solid di kuarter ketiga, tetapi kuarter terakhir membalikkan situasi lagi. Keunggulan JackJumpers setelah kuarter ketiga dibangun lewat torehan 24–13, lalu Sydney membalas 21–13 untuk mengunci skor 71–68 dalam catatan sementara kami. Situasi itu membuat akhir laga terasa lebih menarik daripada margin akhirnya: apakah Sydney menemukan peluang tembakan yang lebih baik, atau justru Tasmania yang kehilangan penguasaan bola yang sebelumnya mereka kendalikan? Bagi yang menonton, perubahan apa yang terlihat di kedua sisi lapangan?
Rincian per kuarter yang ada menunjukkan kedua tim imbang setelah kuarter pertama, Sydney unggul saat turun minum, Tasmania memimpin setelah kuarter ketiga, dan Sydney menutup pertandingan dengan keunggulan. Pola ini memperlihatkan pergeseran momentum secara jelas, tetapi tidak memberi tahu penyesuaian taktik mana yang menyebabkannya.