Dua laga ini menarik karena pendekatan di rematch akan berbeda. Guatemala harus bermain lebih maju dibanding saat menghadapi Suriname, sehingga kedua tim punya lebih banyak ruang untuk menyerang. Di Tropicana Field, performa Freddy Peralta yang membaik akan diuji oleh lineup Yankees tanpa Aaron Judge, sementara bullpen Rays dalam kondisi segar. Kombinasi matchup ini membuat slip taruhan ini layak diambil.
Pada pertemuan pertama yang berakhir tanpa gol, Suriname melepaskan 13 tembakan, sedangkan Guatemala hanya dua. Guatemala kesulitan mengalirkan bola melewati tekanan Suriname, meski kemenangan atas El Salvador sebelumnya menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan peluang. Luis Fernando Tena mengatakan hasil imbang tak cukup di kandang dan menginginkan permainan yang lebih menyerang; Henk Fraser memperkirakan para penyerangnya yang cepat akan mendapat ruang. Perubahan pendekatan kedua tim lebih penting daripada skor pertemuan sebelumnya.
Peralta dipastikan menjadi pitcher starter Rays setelah menutup musim dengan kuat menyusul perubahan di staf pitching Tampa Bay. Drew Rasmussen bermain selama delapan inning pada laga pembuka seri, sehingga para reliever setup Tampa Bay bisa beristirahat. Judge tidak masuk roster seri New York, dan Yankees hanya mencatat satu hit pada laga pembuka itu. Peralta dan bullpen yang segar memberi Rays jalur yang jelas untuk menang di kandang.