Laga Napoli vs Roma terlihat seperti pertandingan ketika tim tamu unggul dalam statistik, tetapi tuan rumah punya keuntungan bermain di kandang dan peluang nyata untuk meraih hasil imbang. Dalam beberapa laga terakhir, Roma lebih banyak menciptakan peluang dan lebih sedikit kebobolan, sementara hasil Napoli bergantung pada penyelesaian akhir dan siapa yang mencetak gol lebih dulu. Laga Den Haag vs Heerenveen punya gambaran yang berbeda: rata-rata musim ini menutupi perbedaan besar antara performa Den Haag di kandang dan tandang. Kedua tim kemungkinan bermain terbuka dan seimbang, dengan peluang di kedua sisi.
Napoli dan Roma: dalam 10 laga terakhir, Roma rata-rata melepaskan sekitar 17 tembakan dan mencatat sekitar dua expected goals, sementara kebobolan sekitar satu gol. Napoli berada di kisaran 1,6 expected goals untuk dan 1,7 expected goals melawan. Roma berada di posisi ketiga dan belum terkalahkan di liga, dengan 16 gol dicetak dan 3 kebobolan dalam 7 pertandingan. Napoli kehilangan dua penyerang, Neres dan Alisson Santos, sementara bek tengah pilihan pertama mereka, Buongiorno, sudah absen dalam beberapa pertandingan. Roma juga kehilangan Svilar, Bah, dan Kone, tetapi mereka sudah lama absen dan Roma tetap menang 4-0 serta 2-0 tanpa mereka. Napoli bisa merepotkan Roma di kandang lewat transisi dan bola mati, dan hasil imbang sangat mungkin terjadi. Namun, volume serangan Roma memberi mereka peluang lebih besar untuk mencetak gol penentu. Karena itu, kami memilih Roma menang di laga tandang dengan opsi draw no bet.
Den Haag: mereka berada di posisi ke-16, jadi klasemen mengunggulkan Heerenveen, tetapi catatan pertandingan menunjukkan hal berbeda saat Den Haag bermain di kandang. Mereka menang 2-1 atas PSV dengan peluang yang lebih baik, dan mendominasi expected goals saat menghadapi Cambuur. Penampilan buruk, seperti saat terus tertekan melawan Telstar dan Twente, semuanya terjadi di laga tandang. Heerenveen juga banyak kebobolan saat tandang, dengan 17 gol dalam 10 laga tandang sepanjang 20 pertandingan terakhir mereka. Striker Den Haag, Reischl, sudah absen dalam 2 pertandingan, tetapi mereka tetap mencetak 2 gol di masing-masing laga, jadi kehilangan itu sudah tertutupi. Kami memilih Den Haag tidak kalah di kandang.