Miami memulai musim dengan rekor 0-3, dan semua kekalahan mereka punya pola yang sama: lawan terus memasukkan tembakan tiga angka, Miami kalah dalam perebutan rebound, lalu tembakan mereka sendiri tak kunjung masuk. Dallas memang tampak pincang dalam daftar cedera, tetapi sebagian besar nama itu belum bermain musim ini, sementara dua kreator serangan yang paling penting sudah kembali. Keunggulan paling jelas ada pada Giannis di area paint. Pertanyaannya, apakah keunggulan itu cukup untuk menciptakan jarak berarti melawan Dallas yang bermain cepat.
Giannis mencetak 35 poin melawan Minnesota dan 36 melawan Detroit. Tanpa Lively atau Aldama, Dallas hanya punya Gafford dan Washington untuk menjaganya, jadi kami memperkirakan Giannis akan sering menyerang paint dan mendapat lemparan bebas. Namun, pelanggaran bisa jadi masalah: ia terkena foul out setelah bermain 25 menit di Charlotte, dan penetrasi Flagg adalah jenis permainan yang bisa memancing foul.
Di sisi lain, starting five Miami yang terdiri dari Mitchell, Thompson, Wiggins, Giannis, dan Adebayo kalah selisih 30 poin selama 31 menit bermain bersama. Tembakan tiga angka Miami hanya masuk 8 dari 33, 15 dari 51, dan 13 dari 35 percobaan. Kebangkitan mereka datang dari unit cadangan, bukan starter.
Dallas kalah 16 poin di kandang dari San Antonio, dan pasar taruhan terus menjadikan laga itu sebagai acuan. Namun, saat itu Dallas bermain tanpa Kyrie Irving maupun Cooper Flagg. Irving sudah dicoret dari laporan cedera dan status Flagg naik menjadi probable. Lively, Aldama, dan Biberovic belum pernah muncul di box score musim ini, jadi absennya mereka sudah tercermin dalam angka Dallas. Sakitnya Naji Marshall menjadi satu-satunya kehilangan baru, dan itu mengurangi opsi ball-handler cadangan.
Dallas membangun serangan lewat transisi: mereka unggul 28-15 dalam poin fast break melawan San Antonio dan mencatat laju 22-6 di Indiana berkat turnover lawan. Perebutan rebound kemungkinan berimbang, karena kedua tim sama-sama kalah di papan rebound saat menghadapi tim yang lebih besar.
Kami memperkirakan Dallas akan mengancam lewat laju awal saat menghadapi starter Miami, lalu bangku cadangan Miami akan membalas pada paruh kedua. Pola permainan seperti itu membuat margin tetap ketat. Karena itu, kami memilih Dallas dengan mengambil poin handicap.