Buriram punya jalur langsung menuju kotak penalti, dan duel bola kedua setelah sapuan pertama bisa menentukan laga ini. Beijing sudah menunjukkan betapa cepat mereka mengubah perebutan bola di lini tengah menjadi peluang bagi diri sendiri. Pertandingan ini kemungkinan ditentukan oleh tim yang memenangkan bola setelah umpan pertama.
Schimmer dan Bissoli menjadi target bagi Mendes dan para pemain yang memasok bola dari sisi sayap. Permainan langsung mereka menghasilkan gol saat melawan Johor, sementara gol-gol Beijing belakangan ini ke gawang Pohang menunjukkan pentingnya mengejar bola hasil sapuan yang tidak sempurna. Karena itu, perebutan bola di sekitar bek tengah Beijing dan para pemain Buriram yang siap menyambar bola kedua akan sangat menentukan.
Pelatih Beijing, David Montgomery, mengatakan bahwa Spajic dan Zhang Yuning akan diistirahatkan. Spajic bermain penuh saat melawan Qingdao, sementara Zhang mencetak gol di laga itu sekaligus menjadi penghubung yang sudah akrab dengan Fabio. Beijing masih punya Fabio sebagai penyelesai peluang di kotak penalti, jadi Dougall dan para bek tengah Buriram perlu sigap merebut kembali bola saat penguasaan berganti.
Buriram bisa memulai dengan mengirim bola-bola awal ke lini penerima mereka dan menekan untuk merebut sentuhan berikutnya di sekitar kotak penalti. Paulinho dan Supachai memberi mereka opsi lain untuk melanjutkan serangan di babak berikutnya. Pasangan bek tengah baru Beijing harus mampu menghadapi kontak pertama maupun bola lanjutannya.
Kami menjagokan Buriram untuk memenangkan laga ini. Umpan langsung dan kemampuan mereka memanfaatkan bola kedua memberi cara konkret untuk menguji lini tengah pertahanan Beijing yang berubah, sementara absennya Zhang mengubah jalur serangan menuju Fabio di sisi lain.