Laga pembuka Brisbane di liga tertunda, dan kini lini serang yang dibangun ulang akan menghadapi Perth dengan unit pertahanan utama yang sudah bermain bersama. Umpan pertama di lini tengah akan menentukan apakah tekanan berujung pada tembakan bersih atau justru memberi ruang di belakang barisan pertahanan yang naik. Suwon KT vs Wonju DB menyajikan duel penguasaan bola yang berbeda: KT ingin Bass dan Porter lebih dulu terlibat, sementara DB belakangan mampu mengubah penguasaan bola yang terganggu menjadi peluang bagi beberapa pencetak angka. Kedua laga ini kemungkinan ditentukan oleh kualitas aksi berikutnya setelah duel pertama.
Brisbane mengincar tempo fisik, dengan Nam dan Francois menghubungkan lini belakang ke para penyerang dan pemain sayap. Jackson dan Deng bisa mengirim bola kepada Scicluna dan Freney, lalu mencari Lawrence atau Despotovski di belakang sisi pertahanan Brisbane yang naik. Pada laga pembuka liga, Perth mencatat enam tembakan tepat sasaran dan Lawrence mencetak gol dari umpan Freney. Kekalahan di akhir laga terjadi setelah penalti harus diulang dan sebuah tendangan bebas, bukan karena mereka kebobolan gol beruntun dari permainan terbuka.
Nieuwenhof, yang hanya bermain 17 menit pada laga pembuka itu, tidak masuk skuad tandang Perth. Hore bermain 52 menit dan masuk skuad, tetapi kondisinya masih diragukan. Postolachi masuk skuad besar Brisbane, tetapi kabar cedera yang muncul kemudian menyebutnya absen, dan Brisbane belum memainkan lini serang barunya dalam laga liga. Brisbane mungkin akan menekan sejak awal dan memenangi bola kedua, tetapi Perth sudah punya cara untuk melewati duel pertama dan masuk ke ruang di sisi lapangan. Karena itu, kami memilih Perth Glory untuk memberi perlawanan kepada Brisbane.
Awal laga KT belakangan kerap macet karena umpan pertamanya gagal: 17 kali kehilangan bola melawan Anyang dan 13 kali melawan Mobis, meski Bass dan Porter tetap menyumbang poin dan rebound. Tekanan Alvano bisa memberi DB penguasaan bola tambahan, sementara Ellenson, Hammonds, dan Lee menawarkan beberapa opsi untuk mencetak angka. Keunggulan rebound KT melawan Mobis tidak menghasilkan cukup banyak tembakan lanjutan yang bersih atau penghentian serangan lawan; pertahanan DB sendiri juga punya celah, sehingga penguasaan bola di akhir laga akan penting.
Kim Seon-hyeong dan Moon Seong-gon dari KT absen pada laga terakhir setelah laporan sebelumnya menyebut mereka tidak tersedia, sementara Seo Min-su hanya bermain sebentar sebelum didiagnosis mengalami cedera pergelangan kaki. Kim Bo-bae dan Jeong Hyo-geun dari DB sudah kembali dan bermain terbatas pada laga terakhir; belum ada susunan pemain utama yang diumumkan. KT punya waktu persiapan untuk membenahi jarak antarpemain, tetapi dua laga terakhir yang terlihat dengan banyak kehilangan bola masih menjadi bukti yang lebih kuat saat ini. Kami memperkirakan tekanan bola DB dan sebaran pencetak angkanya akan membawa mereka melewati akhir laga yang ketat, jadi kami memilih Wonju DB.