Viettel bisa menekan umpan pertama Seoul dan menjaga permainan tetap dekat kotak penalti, sementara Seoul dapat cepat melepas para pemain sayapnya. Tembakan bersih pertama dan penguasaan bola berikutnya saat bertahan lebih menentukan daripada hasil terbaru kedua tim. Nasaf bisa menguasai wilayah lewat umpan silang, sedangkan Al Kuwait dapat melancarkan serangan balik atau menyerang dari bola mati. Laga ini akan menunjukkan apakah serangan berulang bisa menghasilkan beberapa peluang penyelesaian yang berbeda.
Khuat dan Phan dari Viettel bisa mengirim umpan kepada Ribamar dan berebut bola kedua melawan lini belakang Seoul. Anderson dan Moon dari Seoul bisa memanfaatkan ruang setelah umpan pertama yang bersih, tetapi Klimala, pencetak gol di liga baru-baru ini, tidak ikut dalam perjalanan. Gu dan Lee Han-do bermain pada laga terakhir Seoul, tetapi juga tidak masuk skuad kali ini. Pelatih Viettel mengatakan beberapa pemain yang baru kembali belum bisa menjadi starter, tanpa menyebut nama mereka. Tekanan tuan rumah dan perubahan peran di lini depan Seoul mengarah pada laga yang ketat. Karena itu, kami memilih Viettel untuk tetap mampu mengimbangi.
Shala dan Muhitdinov dari Nasaf bisa mengirim bola dari sisi sayap, tetapi 24 tembakan melawan Wahda hanya menghasilkan enam tembakan tepat sasaran dan satu gol. Amoory dan Daham dari Kuwait bisa membuka peluang bagi seorang penyerang, sementara Nasser bisa menjadi opsi penyelesaian belakangan. Gol-gol Kuwait di kompetisi kontinental belakangan ini juga berawal dari bola mati lebih awal dan penalti. Dua pemain Nasaf yang menjadi pemasok umpan bermain saat melawan Wahda dan kabarnya diistirahatkan untuk laga ini, meski menit bermain mereka di kompetisi domestik terakhir belum terverifikasi. Kuwait melaporkan tidak ada pemain baru yang absen karena perjalanan, sedangkan status cedera Ghanam sebelumnya belum jelas. Nasaf kemungkinan akan lebih banyak menguasai wilayah, sementara Kuwait punya serangan langsung sebagai balasan. Kualitas tembakan yang sudah terverifikasi mendukung total gol yang terbatas. Karena itu, kami memilih under di laga Nasaf vs Al Kuwait.