Laga ini terlihat punya pemisah yang jelas: duel pitcher tampak seimbang jika melihat rekor Gerrit Cole melawan Tampa Bay, tetapi kekuatan pukulan kedua tim jauh berbeda. New York sedang panas, sementara Tampa Bay kembali bermain setelah enam hari libur.
Rays vs Yankees, Game 1 ALDS di Tropicana Field, mulai pukul 07.30 waktu Korea pada 4 Oktober. Rekor Cole musim ini 10-9 dengan ERA 3,61, tetapi saat menghadapi Tampa Bay tahun ini ERA-nya 2,50 dalam tiga start, termasuk saat ia melempar 5,2 inning dan kebobolan dua run pada 23 September. Catatan musim Drew Rasmussen lebih baik, yakni 16-5 dengan ERA 2,67. Ia tampil hebat di New York pada 22 September, hanya kebobolan satu run dan mencatat 11 strikeout dalam 6,2 inning. Namun, dalam satu-satunya start kandangnya melawan Yankees, ia kebobolan enam run dalam 2,1 inning.
Sekarang soal lineup. Yankees mencetak 9 run dalam masing-masing dari dua laga terakhir melawan Boston dan memukul dengan rata-rata .265, plus 14 home run dalam sembilan laga terakhir. Rays mencatat rata-rata .226 dengan 7 home run dalam sepuluh laga terakhir. Dalam tiga pertemuan terakhir mereka dengan New York, Rays kalah 0-2, 2-9, dan 4-6. Dari total 15 pertemuan musim ini, Yankees unggul 8-7.
Tampa memang unggul soal istirahat: mereka libur enam hari dan bullpen belum turun selama tiga hari, sedangkan Yankees bermain pada 1 Oktober dan memakai tiga inning dari reliever. Saya sudah memperhitungkan faktor itu, tetapi menurut saya, jarak kekuatan pukulan kedua tim lebih besar daripada keuntungan istirahat Tampa. Status Aaron Judge masih belum jelas dalam laporan yang saya baca, jadi saya tidak memasukkannya ke dalam analisis.
Odds laga ini nyaris tidak berubah sejak 2 Oktober. Jadi, saya melihatnya sebagai pembacaan matchup, bukan mengejar pergerakan odds.