Orlando dan Minnesota sama-sama punya beberapa opsi untuk mencetak poin, tetapi rebound setelah tembakan pertama meleset bisa menjadi penentu dalam pertemuan ini. Indiana dan Dallas juga memiliki kreator andal, dan laga mereka bisa ditentukan oleh apakah sebuah penguasaan bola bertahan benar-benar berakhir. Di kedua laga, fase tengah akan memperlihatkan tim mana yang mampu menjaga serangan sekaligus mengumpulkan stop.
Orlando bisa mengandalkan Banchero, Wagner, dan Carter untuk menyerang area paint, sementara respons mereka pada kuarter ketiga melawan Atlanta memang terlihat nyata. Minnesota punya Ball dan Edwards yang menciptakan peluang dari posisi guard berbeda, serta Gobert yang aktif memburu rebound. DiVincenzo masih absen setelah melewatkan laga pembuka Minnesota, tetapi Dosunmu mengisi 29 menit. Isaac dan Black dari Orlando juga absen pada laga terakhir. Minnesota punya jalur yang lebih meyakinkan lewat tambahan penguasaan bola dan dua kreator yang aktif di kuarter tengah. Karena itu, kami memilih Minnesota Timberwolves.
Dallas bisa memaksa lawan melakukan foul lewat Flagg dan punya Irving sebagai pencetak poin lainnya. Indiana mengandalkan Haliburton dan Nembhard untuk mengatur permainan, Siakam yang bisa mencetak poin sendiri, serta Zubac yang menghadapi frontcourt Dallas yang kesulitan menutup penguasaan bola dengan rebound. Para pemain frontcourt Dallas yang tercatat absen melewatkan laga pembuka dan masih absen dalam laporan terbaru yang diperiksa. Pemain inti Indiana mendapat menit bermain cukup banyak, sementara kepastian soal ketersediaan pemain sayapnya masih menunggu konfirmasi akhir. Indiana seharusnya tetap bisa mendapatkan peluang tembakan terbuka, baik bersama pemain inti maupun saat rotasi istirahat. Karena itu, kami memilih Indiana Pacers.