[Championship (Inggris) 26-27] Pratinjau Analisis Norwich City vs Watford Kick-off: 31 Oktober pukul 19.30 WIB
Hanya terpaut satu poin, tim peringkat ke-20 dan ke-21 saling berhadapan. Norwich City baru saja memutus rentetan kekalahan di laga sebelumnya, tetapi persoalan mengonversi peluang menjadi gol di kandang masih belum terselesaikan.
1. Gambaran Pertandingan dan Situasi Terkini Kedua Tim
Norwich City berada di peringkat ke-20 dengan catatan 4 kemenangan dan 8 kekalahan dari 12 laga, mencetak 20 gol dan kebobolan 22 gol. Dalam 10 laga resmi terakhirnya, yang mencakup 9 laga liga dan 1 laga piala, mereka tidak pernah mencatatkan clean sheet. Saat kalah 0-1 di kandang dari Portsmouth dan Southampton pada bulan Oktober, mereka membuang peluang lalu kebobolan gol penentu masing-masing akibat kesalahan mengantisipasi bola dan celah di sisi kanan pertahanan. Pada 24 Oktober di kandang Charlton Athletic, mereka memutus lima kekalahan beruntun di liga usai mencetak 3 gol, termasuk sundulan Kvistgaarden. Namun, gol penyeimbang berawal dari kesalahan bek lawan, dan gol terakhir merupakan gol bunuh diri. Pelatih Philippe Clement juga mengungkapkan setelah kemenangan tersebut bahwa ia menyampaikan kepada para pemain bahwa ini baru permulaan (Hayters, 24 Oktober).
Watford berada di posisi ke-21 dengan raihan satu poin lebih sedikit dari Norwich City. Mereka hanya mengumpulkan 1 poin dari 6 laga tandang (Sports Mole, 29 Oktober), dan hanya mencetak 1 gol dalam 5 laga tandang terakhir. Perkiraan susunan pemain dari pelatih Alessio Dionisi adalah skema lima bek (Sports Mole, 29 Oktober). Pada 24 Oktober saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, mereka hampir tidak bisa keluar dari daerah sendiri pada babak pertama, dengan total hanya melepaskan 1 tembakan tepat sasaran sepanjang laga (Sky Sports). Ada pula catatan bahwa mereka tertinggal saat turun minum dalam 8 dari 10 laga liga terakhir. Ini merujuk pada skor saat turun minum, bukan urutan terciptanya gol, dengan catatan 1 kemenangan dan 7 kekalahan dalam 8 laga tersebut.
Norwich City kehilangan Paris Maghoma yang mencetak gol penyeimbang kontra Charlton Athletic karena cedera, sementara gelandang utama Pelle Mattsson diragukan tampil setelah mengalami kram hamstring (Sports Mole, 29 Oktober · Hayters, 24 Oktober). Jika Maghoma absen, Jovon Makama menjadi opsi, sedangkan Kenny McLean disiapkan jika Mattsson tidak dapat bermain. Dionisi menyatakan bahwa lima pemain Watford tidak bisa tampil pada pertandingan ini. Watford melakoni laga tandang dengan opsi lini serang yang berkurang. Kedua tim sama-sama memiliki waktu istirahat 7 hari, tetapi bagi Norwich City, ini adalah satu-satunya laga kandang di antara jadwal tiga pertandingan beruntun. Pertemuan musim lalu terjadi sebelum Dionisi menjabat sehingga tidak mencerminkan pola pertahanan Watford saat ini.
2. Analisis Matchup
Duel pertama adalah umpan silang Norwich City melawan tiga bek tengah Watford. Seperti gol pembalik keadaan saat melawan Charlton Athletic, Norwich City bisa mengirim bola dari sisi sayap menuju Kvistgaarden. Watford diperkirakan menempatkan Mlacic, Matthew Pollock, dan Keben di sektor tengah, sehingga jumlah pemain bertahan cukup untuk mengantisipasi duel udara (Sports Mole, 29 Oktober). Kuncinya adalah kecermatan dalam menyapu bola di depan gawang. Pollock terlibat dalam pelanggaran tekel yang berbuah penalti serta gol bunuh diri dari sepak pojok saat melawan Cardiff City. Jika Norwich City terus mengirim umpan silang tetapi minim tembakan di dalam kotak penalti seperti laga kontra Portsmouth, mereka akan kesulitan menembus tumpukan bek lawan. Apabila Mattsson tampil, tembakan jarak jauh di depan lini pertahanan lawan bisa menjadi alternatif tambahan.
Duel kedua adalah sirkulasi bola dari lini belakang Norwich City menghadapi respons lini depan Watford. Norwich City kebobolan saat umpan Harry Darling direbut akibat tekanan Charlton Athletic, dan penalti penentu kekalahan kontra Portsmouth juga berawal dari Oscar Schwartau yang kehilangan penguasaan bola. Jika Watford menekan titik tersebut lewat Rocco Vata, Othmane Maamma, dan Mamadou Doumbia, mereka bisa mendapatkan peluang gol yang tergolong langka di laga tandang. Sebaliknya, jika lima bek Watford bertahan sangat dalam, tekanan terhadap Norwich City di daerah permainan sendiri akan berkurang. Watford juga kebobolan dari intersepsi umpan di area sendiri saat melawan Cardiff City, sehingga umpan pertama setelah merebut bola harus akurat agar serangan balik dapat berjalan.
Jika Watford mampu menjaga skor imbang saat turun minum, beban penyelesaian akhir Norwich City akan semakin besar. Seandainya Norwich City unggul lebih dulu, Watford harus menaikkan garis pertahanannya, tetapi melihat catatan gol tandang belakangan ini, belum pasti perubahan itu menghasilkan cukup peluang. Di sisi lain, Norwich City juga memiliki masalah pertahanan dengan catatan selalu kebobolan di laga resmi belakangan ini, sehingga skenario bertahan penuh setelah unggul 1 gol bukanlah pilihan yang aman.
3. Penilaian Akhir dan Kesimpulan
Pasaran lebih mengunggulkan Norwich City karena buruknya performa tandang dan minimnya gol Watford, masalah absennya pemain, serta kemenangan Norwich City di laga terakhir. Kami melihat arah hasil laga sejalan dengan pasaran. Jika Watford memilih bertahan rendah, potensi kesalahan lini belakang Norwich City akibat tekanan seperti laga-laga sebelumnya berpeluang menurun. Norwich City memiliki alur serangan lewat umpan silang menuju Kvistgaarden, sedangkan Watford terus kesulitan membangun peluang di laga tandang.
Hal yang kami lihat lebih hati-hati dibanding pasaran adalah selisih skor Norwich City. Watford terus tertekan dalam waktu lama oleh Wolverhampton Wanderers tetapi hanya kalah 0-1, sementara Norwich City gagal mencetak gol dalam dua laga kandang pada bulan Oktober. Cederanya Maghoma dan kondisi fisik Mattsson yang meragukan juga memengaruhi peluang menambah gol. Kami memperkirakan Norwich City akan memimpin melalui umpan silang atau bola mati, tetapi tidak akan mudah memperlebar jarak di hadapan lima bek Watford, sehingga laga berpotensi berakhir dengan kemenangan selisih 1 gol. Namun, jika Watford menekan di area tinggi sejak awal laga dan merebut umpan lini belakang Norwich City, peluang mencetak gol bagi Watford maupun total gol pertandingan secara keseluruhan akan meningkat.
[Kesimpulan Akhir · Berdasarkan Pasaran · Standar Betman] Hasil akhir: Menang — Opsi serangan tandang Watford semakin berkurang akibat pemain absen, dan mereka kerap goyah di awal laga dengan catatan tertinggal saat turun minum dalam 8 dari 10 laga liga terakhir. Handicap -1: Seri — Pendekatan Watford yang bertahan sangat dalam di laga tandang, minimnya efisiensi kandang Norwich City, serta absennya Mattsson dan Maghoma akan membatasi lahirnya gol tambahan. Over/under 3.5: Under — Alasan Watford untuk menerapkan garis tekanan tinggi terbilang minim sehingga rentetan kesalahan pertahanan dari kedua tim sulit terjadi, ditambah jalur gol tandang Watford yang juga sempit.