Pressing awal Freiburg akan menguji umpan pertama Trabzonspor, sementara tuan rumah bisa langsung mengalirkan bola ke celah antar lini dan ke arah Onuachu. Kuncinya adalah apakah keberhasilan Freiburg merebut bola bisa berbuah tembakan tepat sasaran sebelum Trabzonspor mulai membangun penetrasi ke kotak penalti mereka. Keunggulan tetap menuntut aksi serangan berikutnya dan pertahanan yang solid tanpa kebobolan.
Muçi dan Salah bisa membawa bola di sekitar Onuachu, dan eksekusi bola mati Muçi kepada Savić memperlihatkan alternatif cara mencetak gol. Franculino dan Aral absen pada laga sebelumnya dan Reis kembali memastikan mereka menepi, sedangkan Onuachu, Muçi, dan Salah semuanya bermain melawan Gaziantep. Treu dari kubu Freiburg sudah kembali berlatih, tetapi Osterhage tidak ikut dalam rombongan tim. Perjalanan terakhir Freiburg ke markas Monaco dan Leverkusen hanya menghasilkan sedikit tembakan tepat sasaran; pendekatan direct dan opsi finisher Trabzonspor saat ini memberi tuan rumah jalan yang lebih meyakinkan untuk mencetak gol penentu. Saya menjagokan Trabzonspor menang di kandang pada waktu normal.