Arsenal bisa memanfaatkan tekanan pada operan pertama Slavia menjadi serangan di area pertahanan lawan. Pasokan bola dari sisi sayap Viking akan berhadapan dengan Sabah yang punya jalur keluar langsung lewat lini tengah sekaligus penerima umpan dari situasi bola mati. Gol pertama di setiap laga perlu ditimbang dengan peluang masuk ke kotak penalti berikutnya.
Rice dan Ødegaard di kubu Arsenal bisa mengamankan operan pertama, sementara perebutan bola di area tinggi atau kehadiran Gabriel dan Konsa dalam situasi bola mati bisa membuka opsi penyelesaian akhir tersendiri. Saka absen di tiga laga terakhir Arsenal dan masih belum bisa tampil, sedangkan Provod dari Slavia tidak tersedia sebagai starter setelah sempat memberikan gol balasan di kompetisi Eropa sebelumnya. Saliba sudah bisa dimainkan usai absen di laga terakhir Arsenal, meski belum dipastikan turun sejak awal. Saya memperkirakan tekanan dan perebutan second ball Arsenal akan terus menembus kotak penalti Slavia, jadi saya memilih Arsenal.
Viking bisa mengirim umpan lewat Tripić dan Haugen ke arah Botheim, namun Christiansen sempat bermain di laga terakhir sebelum meninggalkan sesi latihan akibat hamstring yang tegang, dan perannya sebagai starter atau pemain cadangan masih dipantau. Lepinjica, Parris, Mickels, Puchacz, dan McCarthy dari Sabah semuanya bermain di laga Eropa terakhir yang terverifikasi, memberi mereka opsi umpan ke belakang bek sayap yang naik maupun koneksi dari bola mati. Para pemain Viking yang absen jangka panjang sudah melewatkan laga terakhir mereka, sementara Simić dari Sabah diragukan tampil setelah sebelumnya bermain. Saya memperkirakan perlawanan dari Sabah tersebut akan menjaga laga tetap berjalan ketat, jadi saya berpihak pada Sabah Baku.