Dua tuan rumah di Liga Champions yang punya catatan peluang lebih baik akan menghadapi lawan yang kesulitan saat tandang. Di atas kertas, kedua laga ini tidak terlihat timpang, tetapi masing-masing tuan rumah lebih banyak menciptakan peluang sementara tim tamu lebih sering memberi kesempatan.
Shanghai Port menguasai bola dengan rata-rata sekitar 59 persen dan mendapat lebih banyak sepak pojok daripada lawannya. Mereka mencetak rata-rata 2,4 gol per laga dalam 10 pertandingan terakhir. Cong An Ha Noi datang tanpa poin dari dua laga Liga Champions dan sudah kebobolan lima gol, termasuk saat kalah 1-4 dari Gamba Osaka, setelah menempuh perjalanan jauh dari Vietnam. Performa kandang Port menjadi titik lemahnya: mereka imbang tiga kali dalam lima laga, dan dalam dua di antaranya peluang yang mereka ciptakan menurun. Gambaran utamanya tetap Port mencetak gol lebih dulu lalu menuntaskan laga melawan tim yang bertahan dalam dan tidak punya banyak ancaman balik. Karena itu, kami menjagokan Shanghai Port menang.
Laga Beijing Guoan melawan Jeonbuk lebih ketat. Catatan Beijing di kandang lebih baik, dengan rata-rata sekitar 1,7 expected goals dibanding 1,2, dan mereka mencetak 2,3 gol per laga belakangan ini. Jeonbuk memang menguasai bola, tetapi lebih banyak membiarkan lawan menciptakan peluang daripada mereka sendiri, belum menang dalam lima laga tandang, dan rata-rata kebobolan 1,4 gol per laga. Tren Beijing sebagian terbentuk saat menghadapi tim domestik yang lebih lemah, sementara Jeonbuk memang sering bermain imbang. Jadi, kami ingin menghilangkan kemungkinan hasil imbang. Tidak ada kabar absensi pemain dari kedua tim, dan susunan pemain belum diumumkan. Karena itu, kami menjagokan Beijing Guoan di kandang dengan taruhan draw no bet.