Tekanan tinggi PSV dan jalur serangan langsung Feyenoord lewat sisi kanan membuat umpan pertama jadi penentu. Kedua tim bisa mengubah bola lepas menjadi peluang masuk ke kotak penalti. Pembeda nanti adalah seberapa sering peluang itu berujung pada sentuhan kedua yang bersih.
PSV mengganggu pembangunan serangan Porto, lalu mengalirkan bola hasil rebutan melalui Bajraktarević dan Perišić kepada Til di tiang jauh. Feyenoord bisa keluar dari tekanan lewat Vanhoutte atau Targhalline menuju Read dan Hadj Moussa, tetapi Betis dan Telstar sama-sama berkali-kali menemukan celah di lini belakang mereka.
Mijnans menjalani hukuman larangan bermain setelah tampil penuh melawan Porto, sementara Bosz memastikan Pepi absen. Penampilan penuh Til dan golnya di Porto memberi PSV pemain yang siap masuk ke kotak dari tengah. Sementara itu, Read, Hadj Moussa, dan Ferri sama-sama bermain penuh saat menghadapi Betis. PSV bisa menekan upaya Feyenoord keluar dari tekanan, merebut bola berikutnya, lalu kembali membawa Til ke kotak penalti. Lini belakang PSV juga mampu mempertahankan keunggulan tipis atas Porto. Karena itu, kami memilih PSV menang.