Charlotte dan Atlanta punya cara berbeda untuk mendapat peluang kedua: Hornets mengamankan bola pantul ofensif, sementara Hawks mengubah bola liar menjadi serangan cepat. Indiana dan Dallas menghadapi persoalan penguasaan bola yang serupa, karena permainan pemain depan Dallas dan kemampuan menjaga bola akan menentukan apakah mereka bisa menghentikan serangan cepat Pacers. Western Sydney dan Auckland menyajikan duel sepak bola antara tekanan berulang ke kotak penalti dan serangan langsung dari bola liar.
Charlotte mencatat 15 rebound ofensif melawan Brooklyn, tetapi pemain pengganti mereka juga kehilangan bola 21 kali. Atlanta membukukan sembilan steal, 18 poin fast break, dan 24 poin dari turnover saat menghadapi Orlando, sementara Johnson, Okongwu, Alexander-Walker, dan McCollum memberi beberapa opsi untuk menyerang di setengah lapangan. White dan Knueppel masih absen untuk Charlotte setelah melewatkan laga pembuka; pemain Atlanta yang tercatat absen juga melewatkan laga pembuka dan lebih berdampak pada kedalaman skuad ketimbang para kreator mereka saat ini. Daniels bisa menekan pengendali bola Charlotte sejak awal, dan Hawks mampu membalas rentetan peluang kedua Hornets dengan serangan transisi lagi. Karena itu, kami memilih Atlanta untuk menang.
Haliburton dan Nembhard membawa Indiana menyerang lewat area cat dan transisi melawan New Orleans, meski akurasi tembakan luar mereka biasa saja, sementara Siakam memimpin respons di akhir laga. Dallas punya Flagg yang bisa memancing foul dan Irving sebagai pencipta tembakan, tetapi mereka kehilangan bola 21 kali melawan Houston dan Gafford hanya mengumpulkan tiga rebound. Lively dan Aldama masih absen setelah melewatkan laga pembuka Dallas; Nesmith dan Sheppard berstatus meragukan untuk Indiana, jadi peran mereka di laga pembuka menjadi panduan paling jelas. Screen Zubac dan banyaknya pengendali bola Indiana bisa membuat Dallas terus bertahan sepanjang kuarter tengah. Karena itu, kami memilih Indiana untuk menang.
Western Sydney berulang kali menembus kotak penalti Sydney dan membatasi lawannya hanya satu tembakan tepat sasaran, sementara Auckland membiarkan Melbourne City melepaskan sepuluh tembakan dari dalam kotak penalti meski menang. Gillion dan Di Pizio bisa menguji lini pertahanan Auckland saat mereka berusaha kembali ke posisinya, sedangkan Pantazopoulos dan Ferreyra sudah menunjukkan keunggulan dalam duel bola pertama saat menghadapi umpan langsung. Lual meninggalkan laga derby lebih awal dan akan absen; Borrello sudah masuk skuad yang lebih besar, tetapi belum dipastikan menjadi starter. Pemain Auckland yang tercatat absen melewatkan laga pembuka, jadi lini serang Cosgrove-Bayliss-Brook tetap menjadi ujian yang harus dihadapi. Akses Western Sydney yang berulang ke kotak penalti dan ketangguhan mereka dalam duel bola pertama di lini belakang menjadi alasan kami memilih Wanderers.