[Piala EFL Inggris 2026/27] Sunderland vs Brentford: Analisis dan Pratinjau Kick-off: 29 Oktober pukul 02.45 WIB
Sunderland dan Brentford akan bertemu pada babak keempat Piala EFL di Stadium of Light, Kamis, 29 Oktober pukul 02.45 WIB. Sunderland akan menghadapi laga perebutan posisi zona degradasi pada Sabtu, sementara Brentford berupaya kembali mencapai perempat final untuk ketiga kalinya secara beruntun. Jika skor imbang setelah 90 menit, pertandingan langsung berlanjut ke adu penalti tanpa perpanjangan waktu.
1. Gambaran pertandingan dan kondisi kedua tim
Di liga, Sunderland berada di posisi ke-20 dan Brentford di posisi keenam. Dari 8 laga liga musim ini, Sunderland meraih 1 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 5 kekalahan dengan 6 gol. Brentford mencatat 2 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 1 kekalahan dengan 14 gol. Namun, untuk perbandingan kali ini, perkiraan susunan pemain juga perlu diperhatikan. Kedua pelatih melakukan banyak perubahan pada laga Piala EFL sebelumnya. Kali ini pun, hanya 2 dari 11 pemain Sunderland dengan menit bermain terbanyak musim ini yang diperkirakan masuk starter, sementara di Brentford ada 4. Brentford tampaknya akan mempertahankan lebih banyak pemain inti.
Pertandingan resmi musim ini Perbandingan kandang dan tandang: 6 laga kandang Sunderland / 6 laga tandang Brentford Gol dan kebobolan dalam laga-laga tersebut: Sunderland 3 gol dan 4 kebobolan / Brentford 14 gol dan 8 kebobolan Clean sheet dan catatan mencetak gol: Sunderland mencatat 4 clean sheet / Brentford selalu mencetak gol
Dalam 6 laga kandang Sunderland, total gol tidak pernah lebih dari 2. Ketiga kemenangan mereka berakhir 1-0, dan mereka mencatat clean sheet dalam 4 laga. Pendekatan yang membatasi kebobolan memang membuahkan hasil, tetapi Sunderland hanya mencetak 3 gol dari ekspektasi gol kandang sebesar 9,45. Sementara itu, Brentford selalu mencetak gol sekaligus kebobolan dalam 6 laga tandang musim ini. Keempat laga tandang mereka di liga berakhir imbang. Ada alasan kuat untuk memperkirakan Brentford akan mencetak gol di laga tandang, tetapi apakah mereka bisa mengubah gol pembuka menjadi kemenangan adalah persoalan lain.
Hasil-hasil terbaru juga perlu dilihat berdasarkan kompetisinya. Sunderland gagal mencetak gol dalam 3 laga domestik beruntun. Saat menghadapi Brighton & Hove Albion, mereka gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah lawan bertahan lebih dalam. Melawan AFC Bournemouth, peluang menyerang mereka menurun tajam setelah lawan mendapat kartu merah pada menit ke-17. Pada laga terakhir kontra Leeds United, tembakan tepat sasaran Brian Brobbey dan Nilson Angulo berhasil ditepis kiper lawan. Hasil akhirnya sama-sama tanpa gol, tetapi proses serangannya berbeda.
Para pemain yang kemungkinan besar menjadi starter hari ini lebih banyak mendapat kesempatan bermain di luar liga. Sunderland meraih 3 kemenangan dan 1 hasil imbang dalam 3 laga Liga Europa dan laga Piala EFL melawan Hull City musim ini. Namun, kemenangan comeback atas Tordense bukan semata hasil dari susunan pemain pelapis. Regis Le Bris memasukkan 4 pemain inti, termasuk Granit Xhaka dan Enzo Le Fée, pada babak kedua sebelum 2 gol tercipta. Saat menghadapi Lech Poznań, para pemain muda yang menjadi starter lebih dulu mencetak gol setelah memotong umpan kiper lawan, tetapi gagal menambah gol dan kebobolan setelah tidak berhasil mengamankan bola dari tendangan sudut. Hari ini, tekanan mereka, penyelesaian akhir, dan pertahanan bola mati perlu dinilai bersama-sama.
Brentford hanya menelan 1 kekalahan dalam 10 laga resmi musim ini. Di Piala EFL, mereka mengalahkan Birmingham City 6-1 dan Reading 2-1. Namun, ekspektasi kebobolan saat melawan Reading mencapai 2,33. Dalam 3 laga terakhir, mereka bermain imbang di kandang Aston Villa dan Hull City, lalu kalah setelah berbalik tertinggal dari Liverpool, usai satu pemain mereka dikartu merah tepat sebelum turun minum. Satu pemain lagi mendapat kartu merah pada masa tambahan waktu. Saat melawan Hull City, umpan pendek kiper yang direbut lawan berujung pada kebobolan penalti. Lini serang mereka terus mencetak gol, tetapi belakangan peluang yang diberikan kepada lawan semakin banyak.
Sunderland diperkirakan kehilangan Dan Ballard dan Romaine Mundle. Absennya Ballard membuat kemampuan duel udara di jantung pertahanan menjadi penting; Luke O'Nien dan Omar Alderete diperkirakan mengisi pos tersebut. Tom Meunier mungkin tampil sebagai pemain pengganti, sementara Wilson Isidor belum pasti bisa bermain. Brobbey juga berpeluang diistirahatkan demi laga melawan Coventry City pada Sabtu. Timur Tuterov diperkirakan menjadi ujung tombak. Sulit untuk langsung mengulang skema pada pertemuan September, ketika Meunier dijadikan sasaran bola udara dan penetrasi Isidor pada babak kedua menghasilkan penalti.
Di kubu Brentford, bek kiri Rico Henry akan absen karena cedera dan diperkirakan digantikan El Hadji Malick Diouf. Yehor Yarmolyuk menjalani skorsing, sementara Vitaly Janelt bisa kembali bermain. Janelt dan Mamadou Sangare diperkirakan mengisi lini tengah, sedangkan Mikkel Damsgaard dan Jaidon Anthony masuk di lini serang. Kedua tim mungkin menurunkan Melker Ellborg dan Hákon Valdimarsson sebagai pengganti kiper utama mereka. Catatan kebobolan kedua tim yang lebih baik daripada ekspektasi kebobolan musim ini turut didukung penyelamatan para kiper utama, jadi performa defensif tersebut sulit dijadikan patokan untuk para starter hari ini.
Dalam 3 pertemuan liga terakhir, Sunderland mencatat 1 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan. Ketiga gol Sunderland tercipta setelah menit ke-82, sementara Brentford kebobolan gol penyama kedudukan atau gol pembalik keadaan pada menit-menit akhir dalam 2 laga yang sempat mereka ungguli. Namun, Le Fée dan Isidor yang terlibat dalam gol Sunderland saat itu, serta Igor Thiago yang mencetak 3 gol untuk Brentford, tidak diperkirakan menjadi starter hari ini. Dibandingkan skor pertemuan sebelumnya, yang lebih relevan untuk laga ini adalah keputusan Le Bris menambah penyerang pada babak kedua dan Andrews melakukan pergantian pemain saat jeda.
2. Analisis pertandingan
Brentford diperkirakan lebih banyak menguasai permainan pada awal laga. Janelt dan Sangare tampaknya akan tetap di lini tengah, sementara Damsgaard dan Anthony juga diperkirakan menjadi starter. Sunderland kemungkinan menempatkan Ahoka dan Christopher Rigg di depan kuartet bek, lalu cepat mengalirkan bola ke Angulo dan Malik Fofana di kedua sisi saat merebutnya. Pada pertemuan September, Sunderland mendominasi babak pertama dengan Xhaka dan Noah Sadiki menekan Sangare. Karena kedua pemain itu kemungkinan diistirahatkan kali ini, kita tidak bisa mengasumsikan duel lini tengah yang sama.
Jika bek sayap Brentford maju, penyerang sayap Sunderland bisa memanfaatkan ruang di belakang mereka. Angulo di sisi kiri kemungkinan kembali berhadapan dengan Aaron Hickey. Pada September, Hickey masuk saat jeda dan merapat ke Angulo sehingga serangan Sunderland dari sisi kiri berkurang. Jika Hickey kembali fokus bertahan, Angulo akan kesulitan melewatinya. Jika ia aktif membantu serangan, umpan ke ruang yang ditinggalkannya akan menjadi penting. Di sisi seberang, Fofana akan menghadapi Diouf yang menggantikan Henry. Fofana belum mencetak gol musim ini, tetapi pada pertemuan September umpan silangnya disambut penetrasi Isidor ke kotak penalti. Kuncinya adalah apakah Sunderland bisa mengirim bola dari sisi lapangan dan menemukannya dengan akurat melalui Tuterov.
Saat Brentford menguasai bola, perhatikan umpan kepada Damsgaard dan Fabio Carvalho di ruang antara lini tengah dan pertahanan Sunderland. Jika Ahoka dan Rigg bertahan dalam, Sangare dan Janelt bisa menerima bola dengan lebih leluasa dibandingkan pada pertemuan September. Meski begitu, Sunderland tidak boleh membiarkan area tengah terbuka. Gol pembuka Brentford pada September tercipta ketika Janelt menembak dari luar kotak penalti setelah bola sapuan Sunderland jatuh kepadanya. Gol penyama Lech Poznań juga berawal dari kegagalan Sunderland mengamankan bola setelah tendangan sudut. Saat Brentford mengirim bola mati untuk menyasar Nathan Collins, Sunderland harus mengatasi duel udara pertama sekaligus bola kedua.
Membangun serangan pendek dari belakang bisa menjadi peluang sekaligus risiko bagi kedua tim. Sunderland kebobolan setelah umpan balik Alderete direbut lawan saat melawan AFC Bournemouth. Brentford mencetak gol pembuka melawan Aston Villa setelah menekan dan merebut bola dari bek lawan. Brentford sendiri kehilangan bola dari umpan kiper saat melawan Hull City dan harus kebobolan penalti. Sunderland punya pengalaman mencetak gol pembuka saat Angulo memotong umpan pendek kiper Lech Poznań. Namun, jika Ahoka dan Rigg menjaga area di depan pertahanan, jumlah pemain Sunderland untuk terus menekan tinggi akan terbatas.
Pergantian pemain pada babak kedua akan berperan penting. Le Bris membalikkan keadaan melawan Tordense dengan memasukkan 4 pemain inti pada menit ke-58. Saat melawan Brentford pada September, ia menambah penyerang pada menit ke-64 sebelum Sunderland menyamakan kedudukan pada menit ke-82. Keith Andrews juga merespons kesulitan timnya pada babak pertama dengan melakukan 3 pergantian saat jeda. Kali ini Brentford diperkirakan mempertahankan lebih banyak pemain inti dalam susunan awal, sedangkan Sunderland mungkin memasukkan Xhaka, Le Fée, dan Brobbey pada babak kedua. Jika mereka benar-benar duduk di bangku cadangan, Sunderland bisa tampil berbeda pada fase akhir laga.
Kedua tim akan kembali berlaga di liga pada Sabtu. Sunderland menghadapi Coventry City yang berada di posisi ke-19. Aturan yang langsung membawa laga ke adu penalti jika skor masih imbang menjelang akhir tanpa perpanjangan waktu juga bisa memengaruhi pergantian pemain dan intensitas serangan. VAR tidak digunakan. Dalam 3 pertemuan terakhir, ada 4 penalti; kontak di kotak penalti hari ini akan diputuskan oleh perangkat wasit di lapangan. Fakta itu saja tidak cukup untuk memperkirakan penalti, tetapi duel di kotak penalti bisa langsung memengaruhi hasil ketika sebuah tim menambah pemain menyerang pada babak kedua.
3. Prediksi akhir dan kesimpulan
Kami lebih memperkirakan laga berakhir imbang dalam 90 menit, sekalipun Brentford lebih dulu unggul. Dengan pemain lini tengah dan serang yang dipertahankan dalam susunan awal, Brentford bisa menguasai bola pada fase awal dan mengincar gol melalui bola mati yang diarahkan kepada Collins atau tembakan Janelt dari bola kedua. Sunderland diperkirakan bertahan dengan pendekatan yang membatasi kebobolan di kandang, menjaga selisih gol tetap dekat, lalu memasukkan pemain inti di lini serang pada babak kedua untuk menciptakan peluang menyamakan kedudukan di kotak penalti. Skenario kedua tim mencetak masing-masing 1 gol lalu berlanjut ke adu penalti paling masuk akal bagi kami.
Prediksi ini mempertimbangkan susunan starter dan pergantian pemain pada babak kedua. Brentford akan mempertahankan lebih banyak pemain yang bisa memimpin serangan awal, tetapi mereka belum pernah menang dalam 4 laga tandang liga musim ini, meski selalu mencetak gol. Sunderland mencatat clean sheet dalam 4 dari 6 laga kandang, dan Le Bris pernah mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan pemain inti untuk memperkuat susunan pemain pelapis. Lini belakang yang harus mempertahankan keunggulan Brentford juga mungkin kehilangan kiper utama dan bek tengah utama hari ini. Namun, melihat kemampuan penyelesaian akhir para starter Sunderland di lini depan, belum cukup alasan untuk memperkirakan mereka bukan hanya menyamakan skor, tetapi juga menang.
Pasaran jelas mengunggulkan Brentford, dengan mempertimbangkan perbedaan posisi liga dan catatan hanya 1 kekalahan mereka di laga resmi musim ini. Namun, banyak pemain yang membentuk catatan tersebut diperkirakan tidak masuk starter hari ini. Jika skor tetap imbang pada menit-menit akhir, aturan tanpa perpanjangan waktu dan jadwal Sabtu juga bisa memengaruhi pilihan menyerang. Karena itu, kami menilai peluang menang Brentford lebih rendah daripada penilaian pasaran. Kondisi yang bisa mengubah prediksi adalah daftar pemain cadangan Sunderland. Jika pemain inti yang bisa mengubah serangan seperti Le Fée, Xhaka, dan Brobbey tidak masuk daftar, peluang Sunderland menyamakan skor pada babak kedua akan berkurang dan kemenangan Brentford dengan selisih 1 gol akan lebih mungkin.