Tractor mampu menguasai bola, tetapi dalam beberapa penampilan terakhirnya di kompetisi kontinental, mereka belum konsisten menuntaskan serangan dengan baik di kotak penalti. Neftchi bisa menjaga area tengah dan mencari opsi umpan ke sisi sayap setelah merebut bola. Atalanta dan Parma menghadirkan kontras yang lebih jelas: tuan rumah berulang kali menciptakan peluang, sementara serangan tim tamu kesulitan menjangkau para penyerangnya. Hasil kedua laga ini bergantung pada apakah umpan pertama yang tepat berujung pada peluang yang benar-benar bisa diselesaikan.
Rekor kandang Tractor yang lebih baik sebagian besar dibangun di Tabriz, sedangkan laporan menyebut laga ini akan dimainkan di tempat netral di Muscat. Hosseinzadeh dan Halilovic masih bisa menemukan ruang, tetapi peluang Shamal tak berbuah gol dan Al Ain membatasi Tractor hanya dengan sedikit peluang di kotak penalti. Iskandarov dan Odilov bisa memanfaatkan sapuan bola yang tak sempurna. Aliboyev sudah absen pada laga terakhir Neftchi yang tercatat, sementara sosok pemain lain yang kabarnya absen belum jelas; susunan pemain kedua tim pun belum dikonfirmasi. Kami memilih Neftchi untuk setidaknya terhindar dari kekalahan.
De Ketelaere dan Zalewski tampil padu saat menghadapi Fiorentina, sementara Krstović bisa mengancam kotak penalti lewat umpan lain. Romero dari Parma nyaris tak mendapat bola saat melawan Udinese, dan Bernabé kini dikabarkan absen setelah bermain di sebagian besar laga tersebut. Absennya pemain bertahan Atalanta sudah tercermin dalam susunan pemain terakhir mereka, jadi perubahan utama kali ini adalah Parma punya jalur yang lebih terbatas untuk mengalirkan bola kepada para penyerangnya. Atalanta bisa nyaman bermain di area serang, memanfaatkan ruang di antara lini, lalu membawa pemain kedua masuk ke kotak penalti. Karena itu, kami memilih Atalanta untuk menang.