Pertemuan Samsung vs Hyundai kini tak lagi mencerminkan rekor pertemuan, karena Samsung sekarang punya finisher kedua di samping Hoki. Pathum vs Tai Po mempertemukan tim yang menguasai lini tengah saat bermain di kandang dengan tim tamu yang belum mencetak gol di level ini. Satu laga akan ditentukan oleh kemampuan tim yang lebih lemah menuntaskan set, sementara laga lainnya bergantung pada apakah tim yang lebih kuat terus menekan setelah mencetak gol pertama.
Di Piala AFC, Hyundai mengalahkan Samsung dengan nyaman. Blok mereka hanya perlu membaca permainan Hoki. Wang Bin absen saat itu. Pada debutnya, ia mencetak 35 poin, 11 di antaranya dari barisan belakang, dengan veteran Yoo Kwang-woo mengatur distribusi bola. Servis Hyundai masih menjadi senjata utama dan akan menyasar penerimaan Wang Bin, tetapi serangan dari barisan belakangnya tak membutuhkan umpan sempurna. Posisi setter Hyundai belum stabil, dan pelatih mereka mengatakan tim kehilangan fokus setelah poin ke-20 di setiap set pada laga pembuka. Samsung menutup dua set ketat di laga pembuka mereka. Secara keseluruhan Hyundai seharusnya lebih kuat, tetapi kami memperkirakan Samsung akan merebut setidaknya satu set ketat di tengah pertandingan. Karena itu, kami memilih laga yang berlangsung lebih panjang di Daejeon.
Sepekan lalu di Hong Kong, Pathum lebih banyak menguasai bola, mencatat enam tembakan tepat sasaran sementara Tai Po tidak punya satu pun, serta mencetak tiga gol lewat pergerakan pemain tengah sebelum turun minum. Tai Po belum mencetak gol dalam tiga pertandingan di kompetisi ini. Pathum membutuhkan kemenangan agar tetap bersaing memperebutkan dua posisi teratas, jadi tak ada alasan bagi mereka untuk merotasi pemain senior di lini tengah. Pelatih Tai Po ingin timnya mencetak gol pertama, yang berarti mereka akan berani keluar menyerang setelah tertinggal dan meninggalkan ruang untuk gol kedua. Karena itu, kami mendukung Pathum menang meyakinkan di kandang.