Charlotte–Miami mempertemukan dua masalah ofensif yang berbeda. Pada laga terakhir, Charlotte hancur karena banyak kehilangan bola; Miami menjaga bola dengan baik saat melawan Detroit, tetapi jauh lebih sulit mencetak angka lewat tembakan. Bagi kami, kuncinya adalah apakah Charlotte bisa mempertahankan cukup banyak penguasaan bola untuk menguji pertahanan Miami, sementara Miami memanfaatkan kelebihan percobaannya untuk mendapatkan peluang tembakan yang lebih terbuka. Pertukaran mana yang akan kalian perhatikan lebih dulu?
Dalam catatan sementara Charlotte–Atlanta, Hornets melakukan 27 turnover, sementara Hawks 13, dan kalah 81–128 meski kedua tim sama-sama mengamankan 48 rebound. Miami melakukan 12 turnover dibandingkan 20 milik Detroit dalam kekalahan 111–128, tetapi hanya memasukkan 39 dari 102 tembakan lapangan, sedangkan Detroit memasukkan 47 dari 89. Ini hanya petunjuk dari satu pertandingan, bukan gambaran pasti tentang kedua tim; laga mendatang akan menguji bagaimana faktor-faktor itu saling berinteraksi.