Kombinasi umpan pendek Ajax dan para pemain yang menyambar bola kedua akan menguji pertahanan Atalanta yang sedang mengubah duet bek tengahnya. Tim tamu masih punya suplai dari sisi sayap dan pemain-pemain depan yang bisa mengubah serangan Ajax yang kandas menjadi peluang balasan. Monaco dan Freiburg juga punya cara berbeda untuk masuk ke kotak penalti, sementara keunggulan yang mereka raih belakangan ini belum konsisten menghentikan serangan lawan berikutnya.
Brandt dan Gloukh yang menerima bola di dekat striker, ditambah Klaassen yang datang dari belakang, memberi Ajax cara untuk menguji pergantian penjagaan di tengah. Gol-gol mereka ke gawang Groningen berawal dari perebutan bola kembali, progresi lewat sayap, dan bola muntah setelah sepak pojok. Atalanta membalas Milan lewat Zalewski dan Bellanova yang memberi peluang kepada beberapa pencetak gol berbeda setelah turun minum.
Cedera Kolašinac membuat pemain yang menjadi starter saat melawan Milan itu absen, sehingga Kristensen akan berduet dengan rekan yang berbeda. Raspadori dan Kessie juga tak tersedia, tetapi Elmas masuk dalam skuad tandang bersama beberapa pemain depan yang sudah mapan dan opsi striker. Saya memperkirakan tekanan Ajax akan menghasilkan serangan berulang, sementara lebar permainan Atalanta akan memberi mereka peluang membalas seiring berjalannya laga. Karena itu, saya memperkirakan gol akan tercipta dalam laga Ajax vs Atalanta.
Serangan balik Monaco yang berawal dari Brunner lalu berlanjut ke Fati menawarkan jalur langsung sebelum Freiburg sempat kembali bertahan. Golovin dan para bek sayap memberi mereka jalur suplai lain. Freiburg bisa menghubungkan bola kepada penyerang, mengalirkannya ke sisi sayap, lalu mengirim Eggestein atau pemain lain untuk menyambut bola berikutnya. Pola ini cocok untuk menghadapi kesulitan Monaco belakangan ini dalam menghentikan tekanan lawan setelah sapuan pertama.
Brunner tersedia untuk tampil di kompetisi Eropa meski melewatkan laga domestik terakhir, sedangkan Balogun tidak terdaftar dan Idumbo masih absen. Rotasi Freiburg yang dilaporkan mencakup istirahat untuk Lienhart, sementara opsi pengganti yang sudah akrab dengan kompetisi Eropa tersedia. Perkiraan susunan pemain mereka tetap punya kemampuan mengirim bola ke depan dan dukungan dari tengah, tanpa harus mengulang kombinasi persis seperti saat melawan Leverkusen. Serangan-serangan yang berlanjut itu membuat saya juga memperkirakan gol dalam laga Monaco vs Freiburg.