[Liga Champions UEFA Fase liga] Pratinjau Analisis Slavia Praha vs Arsenal Kick-off: 5 November pukul 03.00 WIB
Slavia Praha punya rencana untuk mengeksploitasi operan lini belakang Arsenal. Masalahnya, apakah rencana itu bisa berbuah gol dan apakah mereka sanggup membendung serangan bola udara Arsenal adalah dua hal yang berbeda.
1. Gambaran Pertandingan dan Kondisi Terkini Kedua Tim
Slavia Praha berada di posisi ke-32 klasemen fase liga Champions League setelah menorehkan 1 hasil imbang dan 2 kekalahan dari 3 laga. Kendati demikian, berdasarkan data statistik, expected goals (xG) mereka selalu lebih tinggi daripada lawan di setiap laga: 2,09 saat menghadapi RC Lens, 2,04 kontra Sabah FK, dan 1,48 melawan Fenerbahce SK. Ketika bersua Sabah FK, Hory gagal menuntaskan umpan kiriman Ayaosi ke depan gawang, dan setelah kebobolan, tembakan jarak dekat Provod dimentahkan kiper lawan. Catatan 1 poin yang mereka raih bukan karena mereka tidak mampu menciptakan peluang.
Namun, komposisi pemain yang bertugas mengonversi peluang tersebut akan berbeda pada laga ini. Hory dicoret dari skuad usai menerima sanksi kartu merah (Football365, 03/11). Pelatih Trpisovsky juga menjelaskan bahwa Provod tidak akan turun sebagai starter dan hanya akan bermain sebentar jika dibutuhkan (Kantor Berita Ceko, 03/11). Sang pelatih mengisyaratkan susunan pemain yang sama seperti saat menang tandang 5-0 atas Jablonec (Kantor Berita Ceko, 03/11). Suleiman, Novak, dan Ayaosi berpeluang besar mengisi lini serang, tetapi efisiensi gol pada laga melawan Jablonec tentu tidak bisa disamakan begitu saja saat berhadapan dengan pertahanan Arsenal. Opsi pergantian di lini belakang juga minim lantaran Ogbu dan Pitak absen, ditambah kondisi Isife yang masih meragukan (Football365, 03/11).
Di kubu seberang, Arsenal berhasil membukukan clean sheet dalam 12 dari 20 laga kompetitif terakhir mereka (pusat data). Pada laga tandang ke markas Liverpool, The Gunners memanfaatkan operan ceroboh lawan untuk mencetak gol dan mempertahankan kemenangan 1-0. Walau begitu, expected goals laga tersebut mencatatkan Arsenal 0,96 berbanding Liverpool 1,15. Mikel Arteta pun mengakui timnya harus bersusah payah menahan serangan kilat lawan (BBC, wawancara pascapertandingan). Kerapian organisasi pertahanan memang menjadi dasar keunggulan mereka, tetapi bukan bukti bahwa lini serang mereka selalu mendominasi lawan. Saka absen sehingga Madueke diperkirakan mengisi sektor sayap kanan. Mengingat Madueke dan Tzolis baru pulih dari cedera, menit bermain keduanya perlu diatur dengan cermat (Football365, 03/11). Jadwal yang hanya berjarak 3 hari setelah lawatan ke markas Liverpool juga dapat memengaruhi penggunaan kedua pemain tersebut pada babak kedua.
2. Analisis Matchup
Skema bola mati Arsenal menjadi ancaman paling berbahaya yang wajib diwaspadai Slavia Praha. Pelatih Trpisovsky mengakui timnya bisa lebih rentan dalam situasi bola mati (Kantor Berita Ceko, 03/11). Saat melawan Everton, kedua gol Arsenal lahir dari situasi Gabriel memenangi duel udara. Begitu bola kiriman Odegaard disambar Gabriel lebih dulu di depan gawang, skema tiga bek Slavia Praha harus menyapu sundulan pertama sekaligus mengamankan second ball. Mengingat opsi rotasi lini belakang yang terbatas, Slavia Praha harus memulainya dengan meminimalkan sepak pojok dan tendangan bebas di area permainan sendiri.
Kunci permainan di sisi lain terletak pada operan pertama Arsenal. Slavia Praha sukses mengubah kesalahan operan lawan di area sendiri menjadi gol saat menghadapi Fenerbahce SK. Arsenal pun sempat mengalami momen berbahaya kala backpass sundulan yang lemah berhasil direbut pemain lawan saat bersua Everton. Jika empat gelandang Slavia Praha mampu menjaga kerapatan jarak dan melakukan pressing bersamaan, Suleiman dan Ayaosi akan mendapatkan celah untuk menusuk ke belakang garis pertahanan. Akan tetapi, Trpisovsky mengakui bahwa saat melawan Sabah FK, jarak antarpemain merenggang sehingga gagal menekan lawan yang menguasai bola (iSport). Apabila Rice dan Guimaraes mampu mengalirkan operan pertama dari lini tengah, peluang Slavia Praha merebut bola akan berkurang drastis.
Kalaupun Slavia Praha berhasil merebut bola, penyelesaian akhir tetap menyisakan tanda tanya. Ayaosi memang menyumbang assist lewat umpan silang dari sisi kanan saat melawan Fenerbahce SK, namun Hory yang biasa menyambut peluang di depan gawang dipastikan absen kali ini. Di sisi lain, Arsenal memiliki Gabriel dan Konsa. Karena itulah kita harus membedakan antara berapa kali Slavia Praha berhasil melancarkan transisi serangan dengan berapa kali transisi tersebut benar-benar berujung tembakan ke gawang.
3. Penilaian Akhir dan Kesimpulan
Kami memperkirakan Arsenal akan mencetak gol pembuka lewat bola mati, lalu memanfaatkan ruang terbuka saat Slavia Praha naik menyerang setelah kebobolan untuk mengunci kemenangan dengan selisih 2 gol. Slavia Praha memang bisa memperoleh peluang melalui pressing terhadap operan lini belakang lawan. Namun, absennya Hory serta terbatasnya menit bermain Provod akan memengaruhi proses konversi peluang menjadi gol. Sebaliknya, Arsenal memiliki organisasi pertahanan tangguh yang terbiasa mempertahankan keunggulan, ditambah opsi memainkan Saliba yang telah pulih sebagai pemain pengganti di lini belakang pada babak kedua (Sports Mole, 03/11).
Pasaran sangat mengunggulkan kemenangan Arsenal dengan margin 2 gol atau lebih. Penilaian kami sejalan dengan pasaran. Kendati demikian, kami menilai potensi gol tambahan Arsenal cukup terbatas. Saka dipastikan absen, menit bermain Madueke serta Tzolis harus dibatasi (Football365, 03/11), dan pada laga kontra Everton mereka hanya mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran dari total 20 percobaan. Satu-satunya faktor yang bisa mengubah proyeksi ini adalah jika Slavia Praha mampu mencetak gol kilat. Seandainya pressing mereka sukses memaksa kesalahan lini belakang Arsenal berbuah gol pembuka, Arsenal terpaksa harus menyerang demi mencari gol penyama kedudukan alih-alih fokus menjaga keunggulan.
[Kesimpulan Akhir · Per Pasaran] Hasil Akhir: Kalah (Arsenal Menang) — Slavia Praha tidak diperkuat Hory dan Provod yang biasa menuntaskan transisi serangan sejak awal laga, sedangkan Arsenal berpeluang mengeksploitasi kelemahan bola mati lawan melalui keunggulan duel udara Gabriel dan Konsa. Handicap +1: Kalah (Handicap Slavia Praha +1 Kalah) — Jika Slavia Praha menaikkan garis pertahanan setelah kebobolan gol pertama, Arsenal dapat memanfaatkan ruang di belakang skema tiga bek lawan yang minim rotasi untuk memperlebar jarak menjadi 2 gol. Handicap +2: Seri — Arsenal diprediksi unggul 2 gol, namun absennya Saka serta pembatasan menit bermain pemain sayap membuat mereka sulit menjauh hingga 3 gol, sementara Slavia Praha kekurangan finisher untuk memperkecil ketertinggalan menjadi selisih 1 gol. Handicap +3.5: Menang (Handicap Slavia Praha +3.5 Menang) — Tanpa kehadiran Saka serta rotasi ketat pada sektor sayap yang baru pulih, tidak ada dasar kuat bagi Arsenal untuk menang dengan selisih 4 gol atau lebih. Over/Under 3.5: Under — Jalur mencetak gol Slavia Praha praktis hanya bertumpu pada kesalahan lini belakang Arsenal, sementara Arsenal cenderung beralih mengamankan keunggulan setelah memimpin 2 gol.