Tekanan awal Gangwon dan umpan dari sisi kanan menentukan pertemuan pertama, tetapi dominasi penguasaan bola tak banyak menghasilkan penyelesaian yang mengarah ke gawang. Kuching bisa lebih tegas mengganggu umpan pertama di kandang sendiri dan memanfaatkan Shitembi untuk menyuplai para pemain yang berlari ke ruang kosong. Laga ini tampaknya ditentukan oleh kemampuan salah satu tim mengubah peluang awal menjadi gol bersih berikutnya.
Umpan Kang Joon-hyuk kepada Choi Byeong-chan menghasilkan gol pertama Gangwon, tetapi tim tamu hanya mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran dari 15 percobaan. Shitembi membuat tiga umpan kunci untuk Kuching, sementara sundulan Okwuosa menguji kiper. Meski begitu, Kuching hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dan tiga percobaan dari dalam kotak penalti. Lima pemain yang dilaporkan absen juga melewatkan pertemuan pertama itu, termasuk Mujagic, pencetak satu-satunya gol Kuching selain gol bunuh diri di fase grup.
Gangwon seharusnya kembali lebih banyak menguasai wilayah permainan, sementara tekanan Kuching di kandang bisa menghasilkan balasan lewat Shitembi atau bola mati. Dalam pertemuan ini, belum ada tim yang menunjukkan jalur andal untuk mencetak gol kedua lewat penyelesaian akurat. Karena itu, kami memilih laga dengan jumlah gol lebih sedikit.